POLITIK
Jokowi Dukung Wacana Kabinet Zaken Prabowo-Gibran
AKTUALITAS.ID – Presiden Joko Widodo mendukung wacana pembentukan kabinet zaken atau kabinet yang berisikan kalangan profesional pada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Bagus sekali, artinya memang kabinet yang bekerja, kabinet yang setelah dilantik nanti segera bergerak bekerja dan tidak menghabiskan waktu membuat hal yang tidak perlu,” kata Joko Widodo kepada wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (21/9/2024).
Sedangkan terkait jumlah kementerian di era pemerintahan Prabowo Subianto, termasuk peluang masuknya PDI Perjuangan dalam kabinet mendatang, menurut Jokowi, itu hak prerogatif Prabowo selaku presiden berikutnya.
Presiden Terpilih Prabowo Subianto disebut akan membentuk kabinet zaken.
Kabinet zaken adalah istilah Belanda yang merujuk pada kabinet atau tim menteri yang memiliki tanggung jawab khusus terhadap masalah tertentu dalam pemerintahan.
Konsep ini berbeda dari kabinet tradisional yang mungkin memiliki tanggung jawab yang lebih umum.
Kabinet zaken memungkinkan penanganan masalah dengan pendekatan yang lebih fokus dan terorganisir.
Sistem kabinet ini memiliki beberapa kelebihan di antaranya fokus pada masalah khusus dan memungkinkan pengelolaan masalah spesifik secara lebih terfokus, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya pengabaian isu-isu penting karena adanya pembagian tanggung jawab yang jelas. (Damar Ramadhan)
-
RIAU21/07/2026 11:29 WIBWabup Bagus Santoso Resmikan HKG PKK ke-54 dan Sosialisasi 6 SPM Posyandu
-
NASIONAL21/07/2026 16:00 WIBHotman dan Hilangnya Perkara Febrie dari Panggung Publik
-
NASIONAL21/07/2026 07:00 WIBPrabowo Tak Terima MBG Disebut Beban
-
JABODETABEK21/07/2026 08:30 WIBPolisi Bongkar Fakta Baru Kasus Pengacara Tewas
-
JABODETABEK21/07/2026 07:30 WIBPilu! Ibu dan Bocah 6 Tahun Tewas Ditabrak Kereta
-
EKBIS21/07/2026 09:30 WIBIHSG Meledak Hijau Lagi
-
JABODETABEK21/07/2026 06:30 WIBCek Lokasi SIM Keliling Sebelum Berangkat
-
POLITIK21/07/2026 09:00 WIBBawaslu Temukan Ribuan Data Pemilih Bermasalah