POLITIK
Bawaslu Minta Pencetakan Logistik Pemilu Tepat Waktu dan Tepat Sasaran
AKTUALITAS.ID – Anggota Bawaslu, Totok Hariyono, menekankan pentingnya ketepatan waktu dan sasaran dalam pencetakan serta pendistribusian logistik Pemilu Serentak 2024. Hal ini, menurut Totok, krusial untuk memastikan seluruh perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara tiba di tempat yang tepat sebelum hari pemungutan suara.
“Kami bersama KPU melakukan pengawasan langsung ke beberapa perusahaan percetakan untuk memastikan logistik siap tepat waktu dan sesuai spesifikasi,” ujar Totok saat inspeksi di beberapa perusahaan percetakan bersama Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, Kamis (17/10/2024).
Totok juga menyoroti pentingnya distribusi yang tepat sasaran, terutama untuk wilayah yang sulit dijangkau seperti Papua, serta menjaga spesifikasi logistik agar sesuai dengan ketentuan KPU. “Beda warna saja bisa menjadi masalah,” tegasnya.
Bawaslu, lanjut Totok, akan mengawasi proses distribusi logistik hingga ke TPS. “Kami pastikan pengawasan dari awal hingga ke titik terakhir di TPS agar tepat waktu dan tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KPU, Mochammad Afifuddin, memastikan supervisi intensif dilakukan demi kelancaran persiapan logistik. Ia mengungkapkan bahwa distribusi surat suara secara nasional telah mencapai lebih dari 50 persen, sesuai target yang direncanakan. (Damar Ramadhan)
-
NUSANTARA15/04/2026 08:30 WIBWakapolda Riau Lepas Satgas Jembatan Merah Putih Tahap II
-
NUSANTARA15/04/2026 07:30 WIBKomplotan Curanmor Nawaripi Akhirnya Tertangkap
-
NUSANTARA15/04/2026 13:30 WIBKreatif Banget! Persit Mimika Ubah Batu Biasa Jadi Aksesori Premium
-
NUSANTARA16/04/2026 00:01 WIBTiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM
-
OTOTEK15/04/2026 16:30 WIBTiongkok Mulai Menyalip, Ini Dia Daftar Mobil Terlaris Sepanjang Q1 2026
-
POLITIK15/04/2026 10:00 WIBKasus Panas! Kritik ke Presiden Diseret ke Ranah Hukum
-
EKBIS15/04/2026 10:30 WIBPagi Hijau! Rupiah Menguat Lawan Dolar AS
-
NASIONAL15/04/2026 13:00 WIBGus Hilmy: Jangan Buka Langit Indonesia untuk Militer AS

















