POLITIK
Prabowo: Ada yang Merasa Kebal Hukum dan Sudah Jadi Raja Kecil
AKTUALITAS.ID – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya efisiensi anggaran untuk menjalankan program prioritasnya, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, kebijakan ini mendapatkan perlawanan dari beberapa pihak yang merasa kebal hukum dan sudah menjadi “raja kecil” dalam birokrasi.
Prabowo tidak menyebutkan siapa sosok yang tidak mendukung kebijakan efisiensi anggaran tersebut, tetapi menegaskan bahwa tujuan dirinya melakukan efisiensi anggaran adalah untuk memberikan makan gratis kepada anak-anak Indonesia dan memperbaiki 330.000 sekolah di Tanah Air.
“Ada yang melawan saya, ada,” kata Prabowo saat membuka Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Surabaya, Jawa Timur, Senin (10/2/2025), “Dalam birokrasi merasa sudah kebal hukum, merasa sudah menjadi raja kecil, ada.”
Prabowo juga menegaskan bahwa penghematan anggaran itu juga untuk memperbaiki sekolah-sekolah di Indonesia, karena anggaran pendidikan yang dialokasikan saat ini hanya cukup memperbaiki 20.000 sekolah. Oleh karena itu, perjalanan dinas ke luar negeri dikurangi dan hanya diperbolehkan untuk tugas-tugas yang penting.
“Berapa tahun kita mau selesaikan 330.000 sekolah? Karena itu, perjalanan dinas, perjalanan ke luar negeri dikurangi. Kau boleh melawan Prabowo tapi nanti kau lawan emak-emak itu semua itu,” ujar Prabowo. (Mun/Ari Wibowo)
-
JABODETABEK28/03/2026 05:30 WIBBMKG: Cuaca Jakarta Sabtu Didominasi Hujan Ringan
-
NASIONAL28/03/2026 11:00 WIBKomnas HAM: Panglima TNI Harus Periksa Eks Kabais
-
OASE28/03/2026 05:00 WIBKenapa Nabi Muhammad Tidak Berhaji Berkali-kali?
-
EKBIS28/03/2026 10:30 WIBKetegangan Hormuz Picu Lonjakan Harga Minyak Global
-
NUSANTARA28/03/2026 09:30 WIBPolisi Tangkap 3 Pelaku Pengeroyokan Remaja di Pontianak
-
NASIONAL28/03/2026 06:00 WIBHemat Energi, Gedung DPR RI Bakal Gelap Mulai Jam 6 Sore
-
NASIONAL28/03/2026 09:00 WIBDPR Ingatkan WFH 1 Hari Tak Boleh Dipaksakan ke Swasta
-
DUNIA28/03/2026 08:00 WIBTanpa Bukti, Trump Klaim CIA Sebut Mojtaba Khamenei Gay

















