Connect with us

POLITIK

PKB Setuju Skema Baru Pemilu 2029

Aktualitas.id -

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid. (Dok: PKB)

AKTUALITAS.ID – Wacana perombakan jadwal Pemilihan Umum (Pemilu) semakin menguat dan mulai menggalang dukungan lintas partai. Usulan berani dari Partai Golkar untuk memisahkan jadwal dan menggelar Pemilihan Legislatif (Pileg) lebih dulu sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) kini mendapat dukungan penuh dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Ketua Fraksi PKB DPR RI, Jazilul Fawaid, secara terbuka menyatakan setuju dengan skema tersebut. Ia menilai pemisahan ini jauh lebih realistis karena perolehan suara Pileg akan langsung menjadi kekuatan modal sekaligus “tiket” yang sah bagi partai politik untuk bertarung di arena Pilpres.

“Kami pikir pola pemisahan itu lebih cocok karena hasil suara pileg akan menjadi ‘modal’ dalam pilpres,” tegas Jazilul kepada wartawan, Kamis (24/9/2026). Ia juga mengingatkan bahwa pola serupa sebenarnya bukan barang baru, karena sudah terbukti sukses dipraktikkan pada Pemilu 2009 dan 2014.

Lebih tajam lagi, Jazilul menyebut skema ini adalah kunci untuk menjegal kemunculan capres atau cawapres karbitan. Dengan Pileg digelar lebih awal, partai politik dipaksa melakukan kalkulasi politik secara matang dan transparan sebelum mengusung tokoh.

“Seingat saya, pola ini dulu memungkinkan partai politik melakukan penjaringan internal. Ini juga bagian dari uji publik seorang calon supaya tidak muncul calon ‘dadakan’,” tambahnya.

Dukungan PKB ini menguatkan manuver Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, yang sebelumnya getol menyuarakan agar Pileg, Pilpres, dan Pilkada tidak lagi dicampur aduk dalam satu waktu. Selain mengembalikan marwah pencalonan presiden agar berbasis kekuatan elektoral nyata hasil Pileg, pemisahan ini diklaim akan menyelamatkan masyarakat dari kebingungan sehingga mereka bisa lebih fokus membedah rekam jejak setiap calon pemimpin. (Bowo/Mun)

TRENDING

Exit mobile version