RAGAM
Jaga Jantung Tetap Prima, Ini Sayuran Penurun Tekanan Darah Tinggi
AKTULITAS.ID – Mereka yang punya kecenderungan darah tinggi atau memang punya hipertensi disarankan untuk mengendalikan konsumsi makanan tertentu terutama makanan dengan kandungan garam yang tinggi.
Tekanan darah tinggi jadi salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular. Orang dengan hipertensi jelas perlu memperhatikan gaya hidup termasuk pola makan. Sebaiknya masukkan sayuran penurun tekanan darah tinggi ini ke dalam menu harian.
Tekanan darah tinggi berkontribusi pada risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lain.
Selain mengurangi konsumsi garam, tambahkan makanan terutama sayuran yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Berikut rekomendasinya.
Seledri
Jangan remehkan kemampuan seledri. Meski kerap ‘hanya’ digunakan sebagai taburan pada masakan berkuah, sayuran ini bisa dibilang sayuran penurun tekanan darah tinggi terutama pada bagian bijinya.
Dalam sebuah studi, ekstrak biji seledri dapat menurunkan tekanan darah pada tikus yang hipertensi.
Bit
Warna merah bit dapat memberikan nuansa cerah pada santapan. Tumbuhan akar ini bisa membantu menurunkan tekanan darah berkat kandungan nitratnya.
Bit tak hanya dikonsumsi sebagai jus tapi juga campuran salad yang renyah dan segar.
Parsley
Sayuran satu ini memang lebih sering digunakan untuk masakan Barat dan Timur Tengah. Namun sebenarnya bisa saja masuk dalam menu harian. Kenapa?
Sayuran ini termasuk sayuran penurun tekanan darah tinggi. Parsley mengandung sejumlah antioksidan termasuk vitamin C dan karotenoid.
Beberapa riset membuktikan karotenoid dapat menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol. Saat tekanan darah stabil dan kadar kolesterol aman, Anda pun jauh dari risiko penyakit jantung.
Bayam
Bayam termasuk sayuran serbaguna yang fleksibel untuk berbagai olahan. Anda bisa menjaga kestabilan tekanan darah dengan rutin mengonsumsi bayam.
Berapa banyak yang perlu dikonsumsi? Riset pada 2021 menyebut jika ingin menurunkan tekanan darah dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular maka, setidaknya konsumsi 75 gram sayuran hijau setiap hari termasuk bayam.
Labu siam
Labu siam umum digunakan untuk campuran masakan atau direbus sebagai lalapan. Sayuran ini patut masuk piring makan untuk membantu menurunkan tekanan darah.
Sebuah riset yang diterbitkan pada 2020 menemukan konsumsi labu siam dapat menurunkan tekanan darah sistolik hingga 30 mmHg dan diastolik 10 mmHg pada lansia.
(Yan Kusuma/goeh)
-
POLITIK14/02/2026 06:00 WIBPRIMA Apresiasi Stimulus Ekonomi Pemerintah Jelang Ramadan 2026
-
DUNIA14/02/2026 00:00 WIBRusia Lancarkan Serangan Rudal Besar-besaran ke Ibu Kota Ukraina
-
NASIONAL13/02/2026 22:00 WIBWaka MPR Dorong Pengembangan Energi Nuklir demi Ketahanan Energi dan Net Zero 2060
-
POLITIK14/02/2026 14:00 WIBGolkar Tegaskan Tak Ada Perbedaan Tajam Bahlil dan Purbaya soal Lifting Migas
-
JABODETABEK14/02/2026 10:30 WIBKurir Narkoba di Cakung Diciduk, Polisi Amankan Ratusan Gram Sabu
-
JABODETABEK14/02/2026 05:30 WIBBMKG: Jabodetabek Waspada Hujan dan Petir Sabtu 14 Februari 2026
-
NUSANTARA14/02/2026 11:30 WIBLiburan Berujung Duka, Pria Asal China Ditemukan Tak Bernyawa di Nusa Dua Bali
-
NUSANTARA14/02/2026 13:30 WIBPenerbangan Super Air Jet Tertunda 5 Jam, Penumpang Ngamuk di Bandara

















