RAGAM
Keripik Panggang Belum Tentu Lebih Sehat dari Keripik Biasa
AKTUALITAS.ID – Keripik kentang biasa dibuat dari bahan sederhana seperti kentang utuh, sedangkan keripik “baked” sering kali menggunakan kentang dalam bentuk serpihan atau potato flakes yang telah melalui proses pengolahan lebih lanjut.
Anggapan bahwa keripik kentang “baked” atau panggang lebih sehat dibandingkan keripik biasa dinilai tidak sepenuhnya tepat oleh ahli gizi, sebagaimana dilansir dari laman EatingWell, Selasa.
Pilihan camilan bergizi memang menjadi bagian penting dalam pola makan sehat. Kacang-kacangan dan buah kering, misalnya, kaya serat dan membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Namun, keinginan untuk mengonsumsi keripik kentang tetap dianggap wajar.
Dalam sebuah wawancara, ahli gizi Megan Rossi menjelaskan perbedaan mendasar antara keripik kentang biasa dan versi “baked”.
Ia menyebut produk tersebut sebagai “predigested food”, yakni makanan yang telah diproses sedemikian rupa sehingga sebagian kandungan nutrisi alaminya berkurang.
Meski keripik “baked” cenderung memiliki kandungan kalori dan lemak jenuh yang sedikit lebih rendah, produk tersebut umumnya mengandung lebih sedikit vitamin dan mineral, seperti kalium dan vitamin C.
Selain itu, keripik jenis ini kerap ditambahkan perisa dan gula tambahan untuk meningkatkan cita rasa.
Rossi menekankan bahwa baik keripik biasa maupun “baked” tetap dapat dikonsumsi dalam pola makan sehat selama dalam jumlah wajar. Namun, ia menyarankan untuk memilih keripik dengan komposisi bahan yang lebih sederhana.
Ia merekomendasikan produk dengan tiga bahan utama, yakni kentang, minyak, dan garam.
Keripik kentang juga dapat dibuat sendiri di rumah, sehingga konsumen dapat mengontrol kandungan garam dan menyesuaikan bumbu sesuai selera.
Ia menambahkan bahwa label “baked” tidak selalu berarti lebih sehat, karena produk tersebut tetap melalui proses pengolahan dan dapat mengandung bahan tambahan untuk mempertahankan tekstur dan rasa.
(Ari Wibowo/goeh)
-
RIAU22/07/2026 10:52 WIBDiikuti 15.080 Pelari, Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Ekonomi Daerah Rp58,9 Miliar
-
POLITIK22/07/2026 11:00 WIBSaan Tegaskan RUU Pemilu Tak Ganggu Agenda Pemilu
-
FOTO22/07/2026 19:28 WIBFOTO: Sudaryono Sapa Staf BGN
-
NASIONAL22/07/2026 10:00 WIBEddy Soeparo Yakin Antrean BBM Bakal Susut dalam Dua Pekan
-
EKBIS22/07/2026 11:30 WIBBitcoin Hijau di Tengah Perang AS-Iran
-
EKBIS22/07/2026 09:30 WIBIHSG Dibuka Menguat 25 Poin
-
EKBIS22/07/2026 10:30 WIBDolar AS Bikin Rupiah Tak Berkutik
-
FOTO22/07/2026 22:00 WIBFOTO: Bangun Paulus Tudungta Jalani Sidang Dugaan Pemerasan