POLITIK
Golkar Tegaskan Loyalitas Utama adalah Kepada Negara, Bukan Partai
AKTUALITAS.ID – Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Partai Golkar menunjukkan adanya kesamaan pandangan yang signifikan mengenai pentingnya mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan partai politik. Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung baru-baru ini, SBY menegaskan bahwa perjuangan utama setiap partai adalah untuk negara dan rakyat, bukan hanya untuk kepentingan organisasi mereka sendiri. “Negara dulu baru partai,” tegas SBY.
Pernyataan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji. Ia menekankan bahwa loyalitas kepada negara harus didahulukan di atas loyalitas kepada partai. “Loyalitas kepada negara dimulai maka loyalitas ke partai berakhir. Setidaknya kepentingan negara mesti didahulukan dibandingkan kepentingan partai,” kata Sarmuji kepada wartawan pada Minggu (23/2/2025).
Sarmuji menjelaskan lebih lanjut bahwa partai politik dapat mengalami fluktuasi, baik naik maupun turun, bahkan mengalami kondisi pembubaran. Namun, menurutnya, stabilitas dan keberlangsungan negara harus selalu dipertahankan. “Partai bisa pasang dan surut bahkan bubar, tetapi negara mesti tegak berdiri,” ujarnya, menggambarkan pentingnya kekuatan dan konsistensi negara di atas segala kepentingan politik.
Kesepakatan antara SBY dan Golkar ini mencerminkan komitmen yang kuat dari kedua tokoh serta institusi untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara dalam posisi teratas. Hal ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi kader-kader partai politik lainnya, dalam menjalankan tanggung jawab mereka kepada masyarakat dan negara. (Mun/Yan Kusuma)
-
RIAU03/10/2026 13:49 WIBKapolri Rotasi Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
-
NASIONAL03/10/2026 15:00 WIBKuliah Umum di Akpol, Irjen Herry Heryawan: Pemimpin Polri Harus Mampu Membaca Perubahan
-
NUSANTARA03/10/2026 22:00 WIBAnak Durhaka! Ibu Kandung Tewas Dihabisi Pakai Kayu di Halaman Rumah
-
NASIONAL03/10/2026 10:00 WIBOmbudsman Pertanyakan Pembongkaran Klaster Mewah
-
NASIONAL03/10/2026 11:00 WIBMori Hanafi Minta Kemampuan Basarnas Terus Diperkuat Hadapi Operasi Ekstrem
-
POLITIK03/10/2026 16:00 WIBBahlil Pastikan Ada PAW Usai Bamsoet Masuk Wantimpres
-
POLITIK03/10/2026 11:45 WIBBawaslu Sebut Dapil Problematik Perlu Ditata Ulang Jelang Pemilu 2029
-
DUNIA03/10/2026 12:00 WIBTrump Keluarkan Ancaman Keras ke Iran

















