NUSANTARA
MBG Berujung Petaka? Korban Keracunan di Bogor Naik Drastis Jadi 210 Orang dari 8 Sekolah
AKTUALITAS.ID – Kasus keracunan yang diduga disebabkan oleh Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bogor semakin meluas, dengan jumlah korban kini mencapai 210 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengungkapkan per 9 Mei 2025, korban yang terpapar telah berasal dari delapan sekolah yang berbeda.
Dari 210 korban, 34 di antaranya masih dirawat intensif di rumah sakit, sementara 47 orang lainnya mendapat perawatan jalan, dan 129 orang mengalami keluhan ringan. Semua korban ini mengonsumsi MBG dari satu Satuan Pengelola Program Gizi (SPPG) yang sama.
Dinas Kesehatan Kota Bogor telah melakukan investigasi epidemiologis untuk menemukan sumber keracunan tersebut, dan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan masih dalam tahap pengujian mikrobiologi di Labkesda Kota Bogor.
Pihak Badan Gizi Nasional turut terlibat dalam penyelidikan ini, dengan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengonfirmasi mereka tengah menunggu hasil uji sampel yang lebih mendalam untuk mengungkap penyebab pasti keracunan yang menyerang siswa-siswa dari berbagai jenjang pendidikan ini.
Kasus ini memicu kekhawatiran terkait keamanan program MBG yang bertujuan menyediakan makanan bergizi untuk anak-anak, dan menjadi perhatian serius bagi pihak terkait agar insiden serupa tidak terulang lagi. (Yan Kusuma/Mun)
-
INFOGRAFIS16/03/2026 10:15 WIBINFOGRAFIS: Hattrick KPK di Jawa Tengah
-
NUSANTARA16/03/2026 08:30 WIBBMKG Prediksi Hujan di Sejumlah Wilayah Saat Awal Mudik
-
RAGAM16/03/2026 00:01 WIBIni yang Harus Disiapkan, Sebelum Mudik Menggunakan Sepeda Motor
-
DUNIA15/03/2026 22:00 WIBIndonesia Mengutuk Serangan Zionis Israel ke Lebanon
-
OLAHRAGA15/03/2026 22:30 WIBKimi Antonelli Berhasil Menjuarai GP China 2026
-
EKBIS15/03/2026 23:00 WIBTekan Harga Pangan, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Perbanyak Pasar Murah
-
OASE16/03/2026 05:00 WIBSurah Al-Qadr Jelaskan Keistimewaan Malam Kemuliaan
-
DUNIA16/03/2026 12:00 WIBIRGC Klaim Akan Bunuh Netanyahu Jika Masih Hidup

















