Connect with us

NUSANTARA

AJI Denpasar Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis saat Demo di Bali

Aktualitas.id -

Ilustasi, Foto: Ist

AKTUALITAS.ID – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar mengecam keras tindakan intimidasi dan kekerasan yang dialami dua wartawan saat meliput unjuk rasa di dua lokasi berbeda di Bali pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Kedua jurnalis yang menjadi korban adalah Fabiola Dianira dari Detik Bali.com dan Rovin Bou dari Balitopik.com.

Ketua AJI Denpasar, Ayu Sulistyowati, menyatakan kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis merupakan pelanggaran terhadap kebebasan pers dan hak-hak jurnalis. “Kami AJI Denpasar tegas mengutuk segala kekerasan dan intimidasi tersebut. Kami menuntut kepolisian daerah Bali mengusut dan menghukum aparat yang mengintimidasi kedua wartawan tersebut yang tengah menjalankan proses jurnalistik,” kata Ayu.

Ayu juga menyoroti bahwa jurnalis perempuan sering menjadi target serangan dan intimidasi, terutama saat meliput isu-isu sensitif. “Mengabaikan kekerasan terhadap jurnalis perempuan, tidak hanya memperburuk ketimpangan di dunia media massa, tetapi juga membahayakan kebebasan pers,” jelasnya.

Rovin Bou, jurnalis Balitopik.com, mengalami kekerasan saat meliput unjuk rasa di Mapolda Bali. Ia dipiting dan ditendang oleh beberapa orang berpakaian preman saat sedang live di akun Tiktok-nya. Rovin juga dipaksa menyerahkan handphone dan tasnya.

Sementara itu, Fabiola Dianira, jurnalis Detik Bali, juga mengalami intimidasi saat meliput aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Bali. Ia dipaksa oleh aparat untuk tidak mengambil foto dan membuka galeri handphonenya, meskipun ia belum sempat memfoto.

AJI Denpasar menyerukan perlindungan penuh bagi wartawan atau jurnalis tanpa pengecualian dan solidaritas bagi seluruh jurnalis yang berani menegakkan hak publik atas informasi akurat dan independen. (Firmansyah/Mun)

TRENDING