EKBIS
Rupiah Perkasa di Asia, Tembus Rp 16.426 per Dolar AS Pagi Ini
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar Rupiah menunjukkan kinerja positif pada awal perdagangan hari ini, Rabu (17/9/2025). Di tengah pergerakan mata uang Asia yang bervariasi, Rupiah berhasil menguat dan menekan posisi dolar Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan data pasar spot pada pukul 09.10 WIB, Rupiah berada di level Rp 16.426 per dolar AS. Posisi ini menunjukkan penguatan sebesar 0,08% dibandingkan dengan penutupan perdagangan hari sebelumnya yang berada di angka Rp 16.440 per dolar AS.
Kekuatan Rupiah ini sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga bergerak di zona hijau pagi ini. Dolar Taiwan memimpin penguatan dengan apresiasi sebesar 0,22%, diikuti oleh Peso Filipina yang naik 0,10%. Rupiah dan Yuan China sama-sama mencatatkan penguatan 0,08%, sementara Dolar Hong Kong menguat tipis 0,003%.
Meskipun Rupiah dan mayoritas mata uang Asia menguat, Indeks Dolar AS yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia justru terpantau naik. Indeks Dolar berada di level 96,72, sedikit lebih tinggi dari posisi hari sebelumnya di 96,63.
Sementara itu, beberapa mata uang Asia lainnya tidak seberuntung Rupiah. Baht Thailand tercatat sebagai mata uang dengan pelemahan terdalam sebesar 0,24%, disusul oleh Won Korea Selatan yang terkoreksi 0,09% dan Yen Jepang yang melemah tipis 0,03% terhadap dolar AS. (Firmansyah/Mun)
-
EKBIS23/02/2026 16:30 WIBKomisi V DPR Minta Diskon Tiket Pesawat Mudik 20 Persen
-
OTOTEK23/02/2026 15:30 WIBKiamat HP Biasa? Penjualan Ponsel Lipat Diprediksi Meroket 30%
-
DUNIA23/02/2026 12:00 WIBSerangan Udara Pakistan di Afghanistan Tewaskan Puluhan Warga Sipil
-
NASIONAL23/02/2026 14:00 WIBWaka BGN Sony Sonjaya Tuai Kecaman Usai Respon Rasis ke Mahasiswa
-
OASE23/02/2026 05:00 WIBRahasia Sehat di Balik Ibadah Puasa Ramadan
-
NASIONAL23/02/2026 16:00 WIBKapolri: Oknum Brimob Aniaya Anak Pasti Dihukum Berat
-
JABODETABEK23/02/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan–Sedang di Seluruh Wilayah Jabodetabek 23 Februari
-
DUNIA23/02/2026 08:00 WIBIran Nilai AS Terlibat dalam Agresi Israel

















