DUNIA
Pasar Tenaga Kerja Singapura Tetap Tangguh, Penyerapan Naker Naik 10.400 pada Q2 2025
AKTUALITAS.ID – Pasar tenaga kerja Singapura mencatat kinerja solid pada kuartal kedua (Q2) 2025 dengan total penyerapan tenaga kerja meningkat 10.400 orang, sehingga jumlah keseluruhan mencapai 3,76 juta pekerja. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kenaikan 2.300 pekerja pada kuartal pertama, menurut laporan Kementerian Tenaga Kerja Singapura yang dirilis Rabu (17/9/2025).
Penyerapan tenaga kerja warga negara dan penduduk tetap bertambah 2.600, terutama didorong sektor keuangan, asuransi, serta layanan kesehatan dan sosial. Sementara itu, penyerapan tenaga kerja nonpenduduk melonjak 7.800 orang, mayoritas pada sektor konstruksi dan transportasi, yang dinilai kurang menarik bagi pekerja lokal.
Secara umum, tingkat rekrutmen dan pengunduran diri tetap rendah dibandingkan rata-rata historis. Namun, sektor-sektor berkembang seperti layanan profesional, informasi dan komunikasi, serta keuangan menunjukkan peningkatan pergerakan keluar-masuk pekerja.
“Ke depan, ketidakpastian global diperkirakan menekan laju perekrutan dan pertumbuhan upah. Penyesuaian pasar tenaga kerja kemungkinan terjadi melalui perlambatan rekrutmen dan pertumbuhan gaji yang lebih moderat, sementara pemutusan hubungan kerja diprediksi hanya naik sedikit dan tetap rendah,” ungkap kementerian. (ARI WIBOWO/DIN)
-
FOTO17/03/2026 12:09 WIBFOTO: Menaker Yassierli Lepas Mudik Gratis 1.545 Pekerja United Tractors
-
JABODETABEK17/03/2026 18:18 WIBMenaker Yassierli Lepas Mudik Grup United Tractors, 1.545 Peserta Diberangkatkan
-
NASIONAL17/03/2026 11:00 WIBNasDem: Kebijakan WFH PNS Harus Terukur
-
JABODETABEK17/03/2026 07:30 WIBPolda Metro Jaya Buka SIM Keliling di 5 Titik Jakarta
-
NASIONAL17/03/2026 13:00 WIBDPR Minta Pengawasan Ketat Penjualan Air Keras
-
RIAU17/03/2026 19:13 WIBKapolri Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi di Riau
-
DUNIA17/03/2026 08:00 WIBSeruan Trump Amankan Selat Hormuz Tak Digubris
-
RIAU17/03/2026 16:00 WIBAparatur Desa Sudah Tiga Bulan Belum Terima Gaji

















