Berita
Peran Guru Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membentuk Karakter Siswa
Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik. Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan kewarganegaraan menurut Depdiknas (2006:49) adalah mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan […]

Dalam bahasa Indonesia, guru umumnya merujuk pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.
Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian.
Pendidikan kewarganegaraan menurut Depdiknas (2006:49) adalah mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan yang memahami dan mampu melaksanakan hak hak dan kewajiban nya untuk menjadi warga negara yang cerdas, terampil, berkarakter, yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD RI 1945.
Ada beberapa peran guru pendidikan kewarganegaraan antara lain;
1) Sebagai pemegang amanah. Sebagai pemegang amanah guru pendidikan kewarganegaraan harus mampu menjalankan tugas mengajar, membimbing, dan sekaligus mendidik siswa dengan penuh tanggungjawab.Adapun terkandung maksud agar siswa memiliki karakter yang kuat sebagai generasi penerus bangsa yang mampu menyikapi perkembangan globalisasi.
2) sebagai pemberi teladan. Keteladanan diartikan yaitu berbagai ucapan, sikap, dan perilaku yang melekat pada guru. Keteladanan dalam pendidikan merupakan pendekatan atau metode yang sangat berpengaruh dalam mempersiapkan dan membentuk serta mengembangkan potensi siswa. Guru pendidikan kewarganegaraan harus memiliki sikap dan kepribadian yang utuh agar dijadikan panutan dalam seluruh segi kehidupannya.
3) Sebagai mendidik dengan hati membangun sebuah motivasi.
Untuk membentuk karakter siswa, seorang guru harus memberi kesadaran kepada siswa untuk memahami dan mau mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika sejak usia dini.
Oleh karena itu sosok guru pendidikan kewarganegaraan yang dibutuhkan harus memiliki sikap-sikap sebagai berikut:
1) Guru pendidikan kewarganegaraan yang Jujur, artinya sebagai sosok yang memegang amanah, guru pendidikan kewarganegaraan harus memiliki sikap jujur sebab kejujuran merupakan jantungnya karakter seorang guru.
2) Guru pendidikan kewarganegaraan yang Komitmen, artinya Guru pendidikan kewarganegaraan harus memiliki komitmen, dan harus memiliki visi ke depan dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan yang diembannya dan cita-cita peserta didik sebab komitmen adalah ucapan yang mengikat seseorang untuk melakukan sesuatu. Untuk ituguru pendidikan kewarganegaraan yang komitmen yaitu sosok yang memiliki suatu tekad yang mengikat untuk melakukan tugas secara bertanggungjawab sebagai suatu panggilan hidupnya, sehingga ia mampu mengajar, membimbing, dan mendidik siswa agar terbentuk karakternya.
3) Guru pendidikan kewarganegaraan yang Kompeten,artinya Selain memiliki sikap jujur, komitmen dalam mengemban amanah, guru pendidikan kewarganegaraan harus ahli dalam bidangnya. Guru yang berkompeten adalah guru yang memiliki kemampuan dalam menyelenggarakan pembelajaran dan kemampuan memecahkan berbagai masalah dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.
Oleh karena itu peran guru pendidikan kewarganegaraan sebagai pemegang amanah, pemberi teladan dan mendidik dengan hati agar dapat terbentuknya karakter siswa.
Penulis: Tiara Indriyani mahasiswa dari universitas Bhayangkara Jakarta Fakultas Ilmu Pendidikan.
Referensi :
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Guru
Disclaimer: WargaNet merupakan wadah bagi pembaca Aktualitas.id untuk berbagi informasi mengenai beragam hal. Kami juga melakukan penyeleksian pengiriman informasi oleh WargaNet kepada Aktualitas.id . Kami juga berhak menayangkan berbagai kiriman anda baik dalam bentuk video, tulisan, maupun foto. Video, tulisan, dan foto yang dikirim tidak boleh sesuatu yang hoaks, berita kebohongan, hujatan, ujaran kebencian, pornografi dan pornoaksi, SARA, dan menghina kepercayaan/agama/etnisitas pihak lain. Pertanggungjawaban semua konten yang dikirim sepenuhnya ada pada pengirim. Silakan kirimkan video, tulisan dan foto ke email : redaksi@aktualitas.id dengan subjek WargaNet
-
NASIONAL02/04/2025 20:30 WIB
Lebaran Produktif: Bupati Intan Jaya Jalin Silaturahmi Politik Demi Kemajuan Daerah
-
NUSANTARA02/04/2025 22:00 WIB
Gubernur Jabar Panggil Wali Kota Depok Terkait Kebijakan Mobil Dinas untuk Mudik
-
RAGAM02/04/2025 23:00 WIB
Eko “Patrio” Habiskan Lebaran di Rumah Sakit Demi Temani Putra Tercinta
-
EKBIS02/04/2025 20:30 WIB
Di Hari Libur, Bulog Terus Lakukan Penyerapan Gabah dan Beras
-
OLAHRAGA02/04/2025 16:00 WIB
Real Madrid Melaju ke Final Copa del Rey 2024-2025
-
JABODETABEK02/04/2025 18:00 WIB
Pemprov DKI Imbau Pendatang Miliki Jaminan Tempat Tinggal dan Pekerjaan
-
RAGAM02/04/2025 17:00 WIB
Ray Sahetapy Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Aktor Legendaris
-
JABODETABEK02/04/2025 19:00 WIB
Macet Panjang di Jalur Puncak, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif