DUNIA
Gerhana Matahari Total akan Selimuti Makkah
AKTUALITAS.ID – Sebuah fenomena astronomi yang sangat langka diperkirakan akan menyita perhatian dunia pada 2 Agustus 2027. Kota suci Makkah di Arab Saudi diprediksi berada tepat di jalur gerhana matahari total, sehingga langit pada siang hari akan berubah menjadi gelap selama sekitar lima menit.
Berdasarkan perhitungan astronomi yang dilaporkan Arabia Weather, bayangan Bulan akan menutupi seluruh piringan Matahari di wilayah Makkah. Akibatnya, cahaya Matahari akan tertutup 100 persen untuk sementara waktu, menciptakan suasana yang menyerupai malam hari di tengah siang.
Fenomena ini termasuk salah satu gerhana matahari total paling istimewa yang akan terjadi di kawasan Timur Tengah dalam beberapa dekade terakhir.
Selain Makkah, kota Jeddah juga berada di jalur pengamatan gerhana total. Wilayah lain seperti Taif, Abha, Jazan, dan Al-Bahah juga diperkirakan dapat menyaksikan fenomena serupa, meskipun tingkat cakupan gerhananya dapat berbeda menurut lokasi. Sementara itu, sejumlah wilayah lain di Arab Saudi diperkirakan hanya akan mengalami gerhana matahari sebagian.
Saat puncak gerhana berlangsung, langit diperkirakan akan berubah drastis. Dalam kondisi cuaca yang mendukung, pengamat berpeluang melihat korona Matahari—lapisan atmosfer terluar Matahari yang biasanya tidak tampak karena tertutup cahaya yang sangat terang. Beberapa bintang dan planet terang juga dapat terlihat untuk sesaat karena kondisi langit menjadi jauh lebih gelap.
Gerhana matahari total terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Bumi dan Matahari sehingga menutupi seluruh piringan Matahari bagi wilayah yang berada di jalur totalitas. Fenomena ini hanya dapat disaksikan dari daerah-daerah tertentu yang dilintasi bayangan inti Bulan.
Meski masih berlangsung pada 2027, para astronom telah memprediksi jalur dan durasi gerhana melalui perhitungan orbit Bumi dan Bulan yang sangat presisi. Peristiwa ini diperkirakan akan menjadi salah satu momen pengamatan astronomi terbesar di kawasan Arab Saudi, sekaligus menarik perhatian ilmuwan, fotografer, dan wisatawan dari berbagai negara.
Masyarakat yang berencana menyaksikan gerhana matahari diimbau menggunakan kacamata khusus gerhana atau metode pengamatan yang aman. Melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung yang sesuai dapat menyebabkan kerusakan serius pada mata, termasuk saat fase gerhana sebagian sebelum dan sesudah totalitas. (Mun)
-
OASE14/10/2026 05:00 WIBInilah Doa Nabi Muhammad SAW agar Hujan Membawa Manfaat
-
POLITIK14/10/2026 07:00 WIBGerindra: Prabowo Tak Dipilih untuk Menyenangkan Pengamat
-
JABODETABEK14/10/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Cuaca Cerah di Seluruh Jakarta
-
NASIONAL14/10/2026 08:00 WIBKemenbud Mulai Pemugaran Yasti Borobudur, Pertama Sejak 1911
-
EKBIS14/10/2026 09:30 WIBIHSG Menghijau, Lalu Memerah
-
NASIONAL14/10/2026 14:00 WIBSiap Tumpas Musuh Presisi Tinggi, KSAL Bentuk Batalyon Sniper
-
NASIONAL14/10/2026 06:00 WIBBPK Sentil Pemerintah soal Dana Pensiun ASN dan TNI-Polri
-
EKBIS14/10/2026 13:30 WIBBukan Cuma Penumpang, Komdigi Siapkan Aturan Khusus Kurir Ojol Tahun Ini

















