NUSANTARA
BPBD Ungkap 12 Zona Merah Karhutla di Sumsel
AKTUALITAS.ID – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) makin tak terkendali seiring mengganasnya puncak musim kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel resmi menetapkan 12 kabupaten/kota masuk dalam kategori zona merah rawan karhutla.
Data terbaru per 14 Agustus 2026 mencatat angka mengejutkan. Total akumulasi kasus karhutla di seluruh wilayah Sumsel sepanjang tahun ini telah menembus angka 1.253 kejadian.
Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, membeberkan bahwa lonjakan kasus dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang membuat vegetasi lahan mengering dan sangat mudah tersulut api.
“Data BPBD Sumsel per 14 Agustus 2026, sudah 12 kabupaten/kota yang masuk zona merah. Jumlah kejadian di beberapa daerah terus melonjak drastis,” tegas Sudirman, Senin (17/8/2026).
Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menjadi wilayah paling parah disergap si jago merah dengan 198 kejadian, di mana terjadi lonjakan sekitar 60 titik hanya dalam kurun waktu satu minggu.
Berikut sebaran area berstatus Zona Merah (wilayah dengan lebih dari 30 kasus):
- OKI: 198 kejadian
- Musi Banyuasin (Muba): 163 kejadian
- Ogan Ilir: 157 kejadian
- Banyuasin: 155 kejadian
- Muara Enim: 123 kejadian
- Palembang: 113 kejadian
- PALI: 102 kejadian
- Musi Rawas Utara: 50 kejadian
- OKU Timur: 49 kejadian
- Prabumulih: 47 kejadian
- OKU: 45 kejadian
- Musi Rawas: 36 kejadian
Sementara itu, Kabupaten Lahat berada di Zona Oranye dengan 16 kejadian. Adapun Pagar Alam, OKU Selatan, dan Empat Lawang bertahan di Zona Kuning masing-masing dengan 8 kejadian, disusul Lubuklinggau dengan 2 kejadian.
Menghadapi ancaman kiamat asap, BPBD Sumsel mengeluarkan peringatan keras agar warga dan pihak korporasi tidak sekali-kali membersihkan atau membuka lahan dengan cara dibakar.
“Kondisi panas ekstrem membuat risiko karhutla meluas sangat cepat. Kami mendesak masyarakat untuk menghentikan aktivitas pembakaran lahan jenis apa pun,” ujar Sudirman. (Kusuma/Mun)
-
RIAU03/10/2026 13:49 WIBKapolri Rotasi Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan Dipercaya Jadi Kabaharkam Polri
-
NASIONAL03/10/2026 15:00 WIBKuliah Umum di Akpol, Irjen Herry Heryawan: Pemimpin Polri Harus Mampu Membaca Perubahan
-
NUSANTARA03/10/2026 22:00 WIBAnak Durhaka! Ibu Kandung Tewas Dihabisi Pakai Kayu di Halaman Rumah
-
POLITIK03/10/2026 16:00 WIBBahlil Pastikan Ada PAW Usai Bamsoet Masuk Wantimpres
-
POLITIK03/10/2026 14:29 WIBDapil Tak Sekadar Soal Peta, Bawaslu Tekankan Budaya hingga Akses Wilayah
-
NUSANTARA03/10/2026 14:00 WIBKarhutla Menggila, Kasus ISPA di Jawa Timur Melonjak Drastis
-
DUNIA04/10/2026 00:00 WIBKorsel Tingkatkan Status Siaga usai Rudal Balistik Korut Diluncurkan
-
NASIONAL03/10/2026 20:00 WIBBMKG Bongkar Ancaman El Nino hingga Awal 2027

















