Connect with us

NUSANTARA

Sopir Ojol Tewas Ditikam Anak Kekasihnya di Kamar Kos

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Tragedi berdarah pecah di sebuah kamar kos di Jalan Saudale, Kelurahan Beirafu, Atambua Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Seorang sopir ojek online (ojol) bernama Melkiyor Kristofel Fanggidae alias Kris tewas mengenaskan dengan luka tikam bertubi-tubi. Pelakunya adalah Putra (19), anak kandung dari perempuan yang saat itu kedapatan sekamar dengan korban.

Insiden maut ini dipicu oleh amarah Putra yang tak terima ibunya, Yanti (42), menjalin hubungan asmara dengan korban.

“Korban itu pengemudi Maxim. Tewas di lokasi kejadian,” tegas Kasat Reskrim Polres Belu AKP Rachmat Hidayat, Selasa (6/10/2026).

Malam nahas itu bermula pada Minggu (4/10/2026) dini hari sekitar pukul 03.40 WITA. Putra yang tiba-tiba datang mengetuk pintu kamar kos ibunya memergoki gelagat mencurigakan. Dari celah jendela, ia melihat siluet seseorang berlari dan bersembunyi ke dalam kamar mandi.

BACA JUGA  Driver Ojol Tewas Ditusuk Saat Tidur

Saat Yanti membuka pintu dan membujuk anaknya untuk tidur, Putra menolak keras. Firasatnya menuntunnya mengambil sebilah pisau dapur, lalu menendang paksa pintu kamar mandi. Di balik pintu itulah, ia menemukan Kris bersembunyi.

Pertengkaran hebat tak terhindarkan. Emosi Putra meledak, ia langsung menghujamkan pisau ke tubuh korban berkali-kali. Dalam kondisi bersimbah darah, Kris sempat mencoba menyelamatkan diri lewat pintu depan, nahas pintu tersebut sudah dikunci oleh pelaku.

Melihat kekasihnya sekarat, Yanti panik dan berusaha membuka jendela agar Kris bisa kabur. Namun, pelarian itu gagal. Putra kembali beringas, mendekati korban dan kembali menikamnya hingga Kris ambruk dan meregang nyawa di tempat.

“Saat korban sudah tidak berdaya, barulah pelaku membuka pintu,” jelas Rachmat.

BACA JUGA  Niat Menolong, Pria di Jakarta Utara Justru Ditusuk dan Motornya Dicuri

Polisi yang menerima laporan langsung turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dari lokasi berdarah tersebut, polisi menyita sebilah pisau dapur bergagang perak dan gunting besar hitam sebagai barang bukti.

Kini, Putra harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan telah dijebloskan ke sel tahanan Polres Belu untuk pemeriksaan intensif. (Kusuma/Mun)

TRENDING