Connect with us

NUSANTARA

Karhutla Terjang 10 Distrik Merauke

Aktualitas.id -

Ilustrasi foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam skala masif tengah menerjang ujung timur Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kobaran api telah mengamuk dan melumpuhkan 10 distrik di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan.

Berdasarkan perhitungan sementara, “si jago merah” telah melahap habis sedikitnya 63 hektare lahan di wilayah tersebut. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, merinci wilayah yang kini dikepung api.

“Sepuluh distrik yang dilaporkan terdampak meliputi Kurik, Nokenjere, Sota, Tanah Miring, Eli Kobel, Muting, Subur, Ilwayab, Ngguti, dan Kaptel,” tegas Berton, Minggu (11/10/2026).

Kerusakan terparah sejauh ini tercatat di Desa Bumun, Distrik Eli Kobel, dengan estimasi lahan gosong mencapai 20 hektare. Disusul Kampung Wanam di Distrik Ilwayab (9 hektare), serta Kampung Harapan Makmur dan Salam Epe yang masing-masing kehilangan 7 hektare lahannya. Angka ini dipastikan terus bergerak mengingat pendataan di Kampung Kondo, Distrik Nokenjere, masih mandek.

BACA JUGA  Sejak 1 Januari-26 April 2021, BNPB Catat Ada 1.185 Bencana

Penyebab pasti insiden karhutla massal ini masih menjadi misteri dan dalam tahap penyelidikan intensif pihak berwenang.

Di lapangan, tim gabungan terus berjibaku melawan amukan api. Titik terang mulai terlihat di Kampung Harapan Makmur, Desa Sota, Desa Sarmayam Indah, dan Desa Bumun yang kini telah masuk fase pendinginan setelah api sukses dijinakkan pada Sabtu (10/10/2026). Penanganan di wilayah korporat seperti Kampung Wanam dan Salam Epe juga langsung diambil alih oleh pihak perusahaan.

Namun, krisis nyata masih mengancam wilayah pedalaman. Petugas dibuat tak berdaya menghadapi kebakaran di Kampung Kondo, Kampung Wakai, dan Kampung Ihalik. Akses jalan yang teramat jauh dan medan yang sulit ditembus membuat upaya pemadaman di tiga titik tersebut lumpuh total.

BACA JUGA  BNPB: Total Korban Bencana Sumatera 1.177 Orang Meninggal, 148 Orang Hilang

Kondisi geografis yang ekstrem ini menjadi tantangan terberat bagi petugas untuk mencegah api menjalar lebih luas ke hutan perawan Papua. Meski belum ada laporan korban jiwa, BNPB terus mengetatkan pantauan udara dan darat untuk mengepung pergerakan karhutla sebelum menjadi bencana nasional yang lebih fatal. (Irawan/Mun)

TRENDING