DUNIA
Trump Ingin Samudra Atlantik Jadi Samudra Trump
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan gagasan yang memicu kehebohan publik. Tak puas hanya mengabadikan namanya di gedung pencakar langit dan fasilitas publik, Trump kini berambisi mencaplok nama perairan terbesar di bumi. Secara blak-blakan, ia mengusulkan agar nama Samudra Atlantik atau Samudra Pasifik diganti menjadi “Samudra Trump” atau “Samudra Amerika”.
Gagasan bernada megalomania ini dilontarkannya dengan percaya diri saat menghadiri kampanye pemilu sela di Tennessee, Sabtu (10/10/2026). Di hadapan para pendukungnya, ia awalnya menyinggung soal sungai, namun merasa nama Sungai Hudson tak perlu diotak-atik. Targetnya justru jauh lebih masif.
“Saya tak ingin mengubah Sungai Hudson,” ujar Trump seperti dikutip People. “Kita butuh sungai, kita butuh samudra. Jadi, saya memikirkan Samudra Atlantik atau Pasifik. Kita sebut saja Samudra Trump atau Samudra Amerika, kira-kira seperti itu.”
Meski terdengar mudah diucapkan, ambisi liar Trump ini menabrak tembok realitas internasional. Secara hukum, pemerintah AS memang memiliki wewenang untuk mengganti nama tempat di peta domestik mereka. Namun, Washington sama sekali tidak memiliki kuasa untuk memaksa negara lain atau organisasi global mengakui perubahan nama samudra yang membentang melintasi berbagai benua tersebut.
Anehnya, Trump seolah tak peduli dengan batasan yurisdiksi tersebut. Ide yang sebenarnya sudah mengendap sejak Agustus lalu ini kini menjadi obsesi barunya yang harus segera dieksekusi. “Kita harus melakukannya. Seharusnya sudah dilakukan sebelum saya lengser,” tegasnya ngotot.
Gagasan mencatut nama samudra ini semakin mempertegas karakter Trump yang haus akan pengakuan sejak kembali melenggang ke Gedung Putih. Ia seolah berpacu dengan waktu untuk memahat namanya di berbagai megaproyek.
Sebagai bukti, pada Juli lalu, Bandara Palm Beach telah lebih dulu “dikorbankan” dan berganti nama menjadi “Bandara Internasional Presiden Donald J Trump”. Tak berhenti di situ, sekutu-sekutu politiknya di Kongres kini tengah bermanuver untuk melucuti nama Bandara Internasional Dulles di Virginia dan Stasiun Penn di New York demi menyematkan nama sang presiden. (Mun)
-
POLITIK12/10/2026 16:00 WIBSurvei CELIOS: Rapor Prabowo-Gibran di Bawah Angka 5
-
POLITIK12/10/2026 11:00 WIBPKS Desak DPR Bergerak soal Putusan MK Terkait Gibran
-
NASIONAL12/10/2026 16:30 WIBHabib Syarief Desak Usut Tuntas Perusakan Bus Persib di Batang
-
RAGAM12/10/2026 13:30 WIBBMKG Ungkap Skenario Terburuk Megathrust
-
NUSANTARA12/10/2026 12:30 WIBPVMBG: Jangan Dekati Anak Krakatau
-
POLITIK12/10/2026 13:00 WIBDKPP Terima Dua Aduan Syarat Pilpres
-
EKBIS12/10/2026 11:30 WIBBappenas Buka Lowongan Non-ASN
-
EKBIS12/10/2026 14:00 WIBKemnaker Catat 63.789 Korban PHK hingga September 2026

















