EKBIS
IHSG AMBRUK 11%
AKTUALITAS.ID – Kepanikan massal melanda pasar modal Indonesia pada Jumat (16/10/2026) pagi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami “kiamat kecil” setelah terjun bebas seketika saat pembukaan, memaksa Bursa Efek Indonesia (BEI) menarik rem darurat berupa penghentian sementara perdagangan (trading halt).
Petaka ini bermula tepat di awal perdagangan sesi I. IHSG langsung nyungsep 469,86 poin atau 8,01 persen ke posisi 5.393,92. Indeks unggulan LQ45 pun ikut remuk, anjlok 8,33 persen. Kondisi ekstrem ini memaksa BEI membekukan perdagangan saham selama 30 menit, mulai pukul 08.58 WIB hingga 09.28 WIB. Langkah ini diambil sesuai aturan bursa demi meredam kepanikan liar dan menjaga kewajaran pasar.
Namun, pencabutan status trading halt pada pukul 09.28 WIB tidak lantas menyelamatkan bursa. Bukannya mereda, tekanan jual justru semakin brutal. Mengacu pada data perdagangan pukul 09.33 WIB, IHSG semakin berdarah-darah, merosot hingga 11,22 persen ke level 5.203. Tercatat lebih dari 650 saham emiten kompak memerah, menyisakan belasan saham saja yang mampu bertahan menguat.
Ambruknya bursa saham domestik ini tidak lepas dari sentimen horor luar negeri. Pasar keuangan RI tengah dihantui ancaman serius dari lembaga indeks global MSCI, yang berpotensi menurunkan kasta pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Sentimen mematikan ini semakin diperparah oleh panasnya angka inflasi Amerika Serikat (AS) serta bayang-bayang ketegangan perang global yang membuat investor membuang aset berisikonya. (Firman/Mun)
-
NUSANTARA15/10/2026 13:30 WIBGunung Sibayak Tak Bisa Didaki Selama Sebulan
-
POLITIK15/10/2026 13:00 WIBDKPP Terima Lima Aduan terkait Putusan MK
-
NASIONAL15/10/2026 14:15 WIBKPK Dikabarkan OTT Bupati Klaten
-
NUSANTARA15/10/2026 14:30 WIBNeraka Asap! 3 Daerah RI Masuk Kategori Udara Hitam
-
EKBIS15/10/2026 14:00 WIBRatusan Manajer Kopdes Merah Putih Mundur Massal Jelang Launching
-
EKBIS15/10/2026 16:30 WIBPertamina Buka Operasi Besar Atasi Krisis BBM Bali
-
DUNIA15/10/2026 15:00 WIBKrisis Penjara Inggris, Ribuan Narapidana Keluar Lebih Awal
-
DUNIA15/10/2026 18:00 WIBRudal Houthi Hantam Perusahaan Minyak Saudi Aramco

















