Berita
Malaysia Darurat Covid, Rumah Sakit Hampir Kehabisan Tempat Tidur
Malaysia dilaporkan tengah menghadapi darurat Covid-19 di mana rumah sakit hampir kehabisan tempat tidur. Berdasarkan data Worldometer, negara itu pada Selasa (4/5) melaporkan 3.120 kasus baru corona. Hingga kini Negeri Jiran memiliki 420.632 kasus corona dan 1.574 kematian. Sementara kasus aktif di sana sudah mencapai 31.516. Malaysia menghadapi apa yang diyakini beberapa ahli sebagai “gelombang […]
Malaysia dilaporkan tengah menghadapi darurat Covid-19 di mana rumah sakit hampir kehabisan tempat tidur.
Berdasarkan data Worldometer, negara itu pada Selasa (4/5) melaporkan 3.120 kasus baru corona.
Hingga kini Negeri Jiran memiliki 420.632 kasus corona dan 1.574 kematian.
Sementara kasus aktif di sana sudah mencapai 31.516. Malaysia menghadapi apa yang diyakini beberapa ahli sebagai “gelombang keempat” pandemi, dengan jumlah kasus harian hampir mencapai angka 4.000.
Pada Hari Minggu, Malaysia melaporkan 3.418 infeksi corona.
Kementerian Kesehatan mengatakan jumlah pasien kritis telah meningkat 62 persen hanya dalam dua pekan, menyebabkan unit perawatan intensif (ICU) di sebagian besar rumah sakit besar kewalahan.
Tingkat keterisian ICU di sebagian besar rumah sakit di Malaysia juga sudah hampir penuh.
Kementerian Kesehatan Malaysia mengatakan keterisian tempat tidur pasien kritis melebihi 70 persen di Hospital Sungai Buloh, Hospital Kuala Lumpur, Hospital Ampang, Hospital Serdang, dan Hospital Tengku Ampuan Rahimah Klang.
“Kapasitas perawatan kesehatan di Lembah Klang (Selangor, Kuala Lumpur dan Putrajaya) berada pada tingkat yang mengkhawatirkan,” ujar Dirjen Kesehatan Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM), Tan Sri Dr Noor Hisham Abdullah, dilansir dari Malay Mail.
Hisham memperingatkan bahwa ICU di rumah sakit Lembah Klang sekali lagi mendekati kapasitas setelah kasus Covid-19 muncul kembali setelah sebagian besar pembatasan pergerakan dilonggarkan.
Kantor berita nasional Bernama melaporkan unit perawatan intensif di semua rumah sakit besar di Lembah Klang hampir kewalahan oleh kasus Covid-19 yang parah dengan tingkat hunian mencapai 90 persen.
Lonjakan kasus itu membuat pemerintah kembali memberlakukan lockdown lewat perintah kontrol pergerakan (MCO).
Dikutip dari Straits Times, lockdown itu berlangsung selama dua pekan dan hanya di wilayah tertentu. Kontrol pergerakan itu diterapkan di Selangor, Kuala Lumpur, Penang, Johor dan Sarawak mulai Senin (3/5).
-
JABODETABEK18/10/2026 05:30 WIBBMKG: 6 Wilayah Jakarta Cerah Membara Minggu Ini
-
NASIONAL18/10/2026 06:00 WIBAsap Karhutla Meluas, Eddy Soeparno Dorong AI untuk Memburu Titik Api
-
NASIONAL18/10/2026 04:30 WIBSenator ProDem Desak Prabowo Bentuk Satgas Khusus Usut Dugaan Karhutla
-
DUNIA19/10/2026 00:00 WIBSaudi Minta Houthi Diputus dari Pasokan Senjata
-
RIAU18/10/2026 10:30 WIBDPRD Bengkalis Tekankan Pendidikan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
-
NASIONAL18/10/2026 13:00 WIBProDem Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan
-
DUNIA18/10/2026 08:00 WIBSingapura Ungkap 7 Perusahaan Diduga Picu Asap Karhutla RI
-
NUSANTARA18/10/2026 06:30 WIBLima Kawasan Gunung di Jatim Terbakar

















