Berita
Untuk Pemulihan Iron Dome, AS Disebut Akan Beri Israel Rp14 T
Seorang senator senior Amerika Serikat mengatakan bahwa negaranya akan mengizinkan pengucuran dana US$1 miliar atau setara Rp14,2 triliun ke Israel untuk memulihkan sistem pencegat rudal Iron Dome. Senator dari Partai Republik AS, Lindsey Graham, mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan Israel diperkirakan bakal meminta tambahan dana itu kepada Pentagon pada pekan ini. “Akan ada permintaan US$1 miliar […]
Seorang senator senior Amerika Serikat mengatakan bahwa negaranya akan mengizinkan pengucuran dana US$1 miliar atau setara Rp14,2 triliun ke Israel untuk memulihkan sistem pencegat rudal Iron Dome.
Senator dari Partai Republik AS, Lindsey Graham, mengatakan bahwa Kementerian Pertahanan Israel diperkirakan bakal meminta tambahan dana itu kepada Pentagon pada pekan ini.
“Akan ada permintaan US$1 miliar ke Pentagon pekan ini dari menteri pertahanan (Israel) untuk pemulihan Iron Dome dan beberapa hal lainnya, untuk menambah kemampuan sistem tersebut,” ujar Graham kepada wartawan di Yerusalem, Selasa (1/6).
Sebagaimana dilansir Reuters, Graham melontarkan pernyataan ini setelah bertemu dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Benny Gantz di Israel.
Dalam pertemuan itu, Graham mewakili komite Senat yang menangani urusan pengeluaran luar negeri, termasuk bantuan militer.
Menurut Graham, Iron Dome sangat membantu Israel dalam mempertahankan wilayahnya dari hujanan roket Hamas dalam pertempuran sebelas hari pada Mei lalu.
Pertempuran antara Israel dan Hamas ini sempat memecah kubu di pemerintahan Amerika Serikat, terutama di dalam tubuh Partai Demokrat selaku penguasa.
Sejumlah pihak di Partai Demokrat mendesak agar AS menangguhkan bantuan militer untuk Israel karena khawatir akan peningkatan korban sipil di Palestina.
Namun di sisi lain, masih banyak pula pihak yang mendukung kebijakan AS untuk membantu Israel di tengah serangan Hamas.
“Ada perpecahan besar setelah saling serang antara Hamas dan Israel di AS, tapi saya menegaskan bahwa masih tetap ada dukungan luas dan mendalam bagi Israel dalam Partai Demokrat,” ucap Graham.
-
EKBIS23/02/2026 16:30 WIBKomisi V DPR Minta Diskon Tiket Pesawat Mudik 20 Persen
-
NASIONAL23/02/2026 14:00 WIBWaka BGN Sony Sonjaya Tuai Kecaman Usai Respon Rasis ke Mahasiswa
-
OTOTEK23/02/2026 15:30 WIBKiamat HP Biasa? Penjualan Ponsel Lipat Diprediksi Meroket 30%
-
DUNIA23/02/2026 12:00 WIBSerangan Udara Pakistan di Afghanistan Tewaskan Puluhan Warga Sipil
-
JABODETABEK23/02/2026 07:30 WIBSIM Keliling Jakarta Buka 08.00–14.00 WIB
-
JABODETABEK23/02/2026 14:30 WIBSatu Orang Meninggal Dunia Akibat Pemotor Lawan Arus di Bogor
-
NASIONAL23/02/2026 16:00 WIBKapolri: Oknum Brimob Aniaya Anak Pasti Dihukum Berat
-
DUNIA23/02/2026 08:00 WIBIran Nilai AS Terlibat dalam Agresi Israel

















