Berita
Zainal Arifin Mocthar: Pemilu Adalah Cara Konstitusional “Kudeta” Rezim
AKTUALITAS.ID – Ahli Hukum Tata Negara dari UGM Zainal Arifin Mochtar menegaskan, cara menegur rezim adalah lewat pemilihan umum (pemilu). “Saya percaya dengan pemilih Indonesia yang kebanyakan anak muda sebenarnya satu gerakan kuat kalau kita mau menegur rezim dengan cara pemilu,” katanya dalam diskusi Kode Inisiatif ‘Kaum Muda dan Penegakan Hak Konstitusional dan Demokrasi”, Rabu […]
AKTUALITAS.ID – Ahli Hukum Tata Negara dari UGM Zainal Arifin Mochtar menegaskan, cara menegur rezim adalah lewat pemilihan umum (pemilu).
“Saya percaya dengan pemilih Indonesia yang kebanyakan anak muda sebenarnya satu gerakan kuat kalau kita mau menegur rezim dengan cara pemilu,” katanya dalam diskusi Kode Inisiatif ‘Kaum Muda dan Penegakan Hak Konstitusional dan Demokrasi”, Rabu (27/10/20021).
Menurutnya, pemilu adalah cara konstitusional mengkudeta rezim. Maka, cara melakukannya lewat pemilu.
“Pemilu itu adalah salah satu cara untuk menegur rezim, secara teori sering dianggap sebagai kudeta yang paling konstitusional,” ujarnya.
Zainal menyebut, bahwa pemuda adalah kekuatan yang sangat besar. Pemuda bisa memberi pelajaran terhadap rezim yang buruk saat berkuasa dengan ikut pemilu.
“Jadi kalau anda tidak suka dengan partai buruk, partai brengsek, anda tidak suka dengan rezim yang buruk cara menggantinya itu dengan pemilu,” pungkasnya.
-
NUSANTARA15/10/2026 14:30 WIBNeraka Asap! 3 Daerah RI Masuk Kategori Udara Hitam
-
NASIONAL15/10/2026 14:15 WIBKPK Dikabarkan OTT Bupati Klaten
-
EKBIS15/10/2026 14:00 WIBRatusan Manajer Kopdes Merah Putih Mundur Massal Jelang Launching
-
EKBIS15/10/2026 16:30 WIBPertamina Buka Operasi Besar Atasi Krisis BBM Bali
-
EKBIS15/10/2026 19:00 WIBBahlil Keluarkan Aturan Keras untuk Perusahaan Tambang
-
DUNIA15/10/2026 15:00 WIBKrisis Penjara Inggris, Ribuan Narapidana Keluar Lebih Awal
-
NUSANTARA15/10/2026 17:30 WIBAsap Tebal Lumpuhkan Aktivitas Warga Palembang
-
DUNIA15/10/2026 18:00 WIBRudal Houthi Hantam Perusahaan Minyak Saudi Aramco

















