Berita
PVMBG Sebut Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 1,8 Kilometer
AKTUALITAS.ID – Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Hendra Gunawan melaporkan Kamis (4/1), Gunung Merapi telah mengeluarkan awan panas guguran sejauh 1,8 kilometer dan arah ke barat daya Kali Bebeng.
Hendra menjelaskan, kejadian awan panas guguran tercatat pada pukul 18.18 WIB dengan amplitudo maksimum 19 milimeter dan durasi selama 155,56 detik. PVMBG mengingatkan masyarakat untuk menghindari melakukan aktivitas apa pun di daerah yang berpotensi berbahaya di sekitar Gunung Merapi.
“Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah yang dianggap berpotensi berbahaya,” ujar Hendra, Kamis (4/1/2024).
Sejak 5 November 2020 hingga saat ini, Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta telah berada dalam status level III atau siaga akibat aktivitas vulkanik yang masih tinggi, terutama erupsi efusif.
PVMBG menyatakan, potensi bahaya saat ini melibatkan awan panas dan guguran lava, terutama pada sektor selatan-barat daya, yang meliputi Sungai Boyong hingga jarak maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Bebeng, dan Krasak hingga jarak maksimal 7 kilometer.
Di sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro hingga jarak maksimal 3 kilometer serta Sungai Gendol hingga jarak 5 kilometer. Selain itu, lontaran material vulkanik dapat mencapai radius 3 kilometer dari puncak gunung jika terjadi letusan eksplosif. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
RIAU28/08/2026 14:30 WIBPolda Riau Tangani 37 Kasus Karhutla, 40 Orang Jadi Tersangka
-
JABODETABEK28/08/2026 15:30 WIBPemprov DKI Sesalkan Aksi Perusakan CCTV
-
NASIONAL28/08/2026 17:00 WIBKabur ke Singapura, Bos Planet Batam Yuwanky Akhirnya Dicokok Bareskrim
-
POLITIK28/08/2026 16:00 WIBNasaruddin Umar Bantah Isu Mundur Demi Rebut Kursi Ketua PBNU
-
JABODETABEK28/08/2026 20:00 WIBAsyik Ngopi di Gang, Siswa SMA Diseret dan Dihajar Kelompok Diduga Ormas
-
RIAU28/08/2026 22:00 WIBPolisi Tangkap Pria Pembakar Lahan Sawit Gara-Gara Rokok
-
POLITIK29/08/2026 10:00 WIBHaikal Hasan: Klarifikasi Budi Arie Tak Bisa Diterima
-
NUSANTARA28/08/2026 23:00 WIBKebakaran Gunung Arjuno Meluas

















