Berita
Said Aqil Minta Negara Tak Boleh Kalah dengan Aksi Terorisme
Said menuturkan, tindakan terorisme adalah tindakan biadab yang jauh dari norma, agama dan akhlakul karimah.
AKTUALITAS.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj meminta, negara tidak boleh kalah dengan paham radikalisme dan terorisme yang terjadi di tanah air sekarang ini.
Pemerintah, kata Said Aqil, harus bersikap tegas terhadap aksi terorisme yang meresahkan masyarakat seperti kasus penyerangan Menko Polhukam Wiranto di Serang, Banten, Kamis, 10 Oktober 2019 lalu.
“Aparat kepolisian harus mampu mengungkap dan menindak aktor intelektual di balik aksi-aksi teror yang terjadi di tanah air. Kami Nahdatul Ulama (NU) meminta aparat kepolisian harus mampu bertindak tegas terhadap radikalisme dan tidak boleh ada kesan negara kalah dalam menghadapi terorisme,” ujar Said Aqil Siradj dalam keterangan tertulisnya, Minggu, ( 13/10).
Dia mengatakan, saat ini radikalisme sudah ada di mana-mana. Ada di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumbawa, Bima, Sulawesi Tengah dan lain-lain. “Saat ini Indonesia sudah darurat terorisme dan radikalisme, karena selama ini kita bersikap terlalu ramah kepada mereka. Maka demi menyelamatkan NKRI, menyelamatkan seluruh bangsa Indonesia, maka sekecil apapun yang mereka lakukan (terorisme) harus ditindak tegas,” kata Said.
Said menuturkan, tindakan terorisme adalah tindakan biadab yang jauh dari norma, agama dan akhlakul karimah. “Apa yang mereka lakukan adalah tindakan biadab dan tidak sesuai dengan agama apa pun. Jadi kita harus lawan bersama. Apalagi mereka sudah berani terang-terangan,” katanya.
Sementara itu, Staf Khusus Badan Pembina Ideologi PAncasila (BPIP) Romo Antonius Benny Susetyo mengingatkan kembali bahwa radikalisme sudah mengancam keutuhan bangsa dan negara.
”Saat ini radikalisme sudah sangat mengancam keutuhan bangsa. Karena paham-paham radikalisme ingin mengubah Pancasila yang telah menjadi kesepakatan bangsa ini. Maka ke depan tantangan kita adalah bagaimana memperkuat ideologi Pancasila dalam praktik kehidupan berbagsa dan bertanah air,” katanya.
Maka itu, dia melanjutkan, bangsa ini perlu membumikan pancasila agar mampu menyentuh kaum milenial. “Membumikan pancasila di kalangan anak muda penting dalam menangkal paham radikalisme. Hal ini agar para kaum milenial tak mendapat masukan tentang agama dari sisi yang sempit sehingga kemudian menciptakan radikalisme tadi,” ujarnya.
-
POLITIK07/10/2026 07:00 WIBPDIP Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen
-
NASIONAL07/10/2026 09:00 WIBSarifah Desak Batas Tegas Pengawasan Siber Negara
-
POLITIK07/10/2026 06:00 WIBBW: Gibran Mundur Lebih Terhormat
-
NUSANTARA07/10/2026 08:30 WIBGempa M5,2 Guncang Lombok Dini Har
-
NUSANTARA07/10/2026 07:30 WIBLansia 74 Tahun Tewas Saat Bakar Daun Jati di Ladang
-
RAGAM06/10/2026 23:00 WIBSaldo JHT Bisa Diambil Saat Masih Kerja
-
DUNIA07/10/2026 08:00 WIBIsrael Susun Skenario Serangan ke Iran
-
NASIONAL06/10/2026 22:00 WIBDensus 88 Bongkar Jaringan Teror di 6 Provinsi
















