Berita
Migrant CARE Kecam Hoaks Pelaksanaan Pemilu RI di Luar Negeri
AKTUALITAS.ID – Migrant CARE mengecam hoaks terkait surat suara Pemilu RI di Luar Negeri yang telah dihitung. Pihaknya pun mendukung langkah KPU untuk mengusut tuntas pelaku penyebarnya. “Hoaks ini jelas disebarluaskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan memiliki potensi mendelegitimasi kredibilitas penyelenggara Pemilu RI. Oleh karena itu Migrant CARE mendukung langkah KPU untuk mengusut […]
AKTUALITAS.ID – Migrant CARE mengecam hoaks terkait surat suara Pemilu RI di Luar Negeri yang telah dihitung. Pihaknya pun mendukung langkah KPU untuk mengusut tuntas pelaku penyebarnya.
“Hoaks ini jelas disebarluaskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan memiliki potensi mendelegitimasi kredibilitas penyelenggara Pemilu RI. Oleh karena itu Migrant CARE mendukung langkah KPU untuk mengusut tuntas hingga ke ranah hukum,” tegas Direktur Eksekutif Migrant CARE Wahyu Susilo dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (11/4/2019).
Ia menilai kabar palsu atau hoaks tersebut diciptakan dan disebarluaskan untuk upaya mendeligitimasi pemilu terkait pelaksanaan Pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April mendatang.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan pemilu pendahuluan untuk WNI di luar negeri membutuhkan tiga perhatian khusus.
Perhatian tersebut adalah melalui TPS, kotak suara kardus dan surat pos.
“Dengan adanya tiga metode tersebut juga membutuhkan mekanisme pengawasan dan pemantauan khusus untuk menjamin asas luber dan jurdil tetap berlangsung,” pungkas Wahyu. [Yogo]
-
NASIONAL25/08/2026 11:00 WIBPrabowo Perintahkan Usut 4 Korporasi di Kalbar
-
NASIONAL25/08/2026 13:00 WIBBank Mandiri Kena Serbu Netizen usai Bekukan Rekening Rp80,9 Juta
-
DUNIA25/08/2026 12:00 WIBNetanyahu Diduga Sengaja Panaskan Gaza Demi Tunda Pemilu
-
NASIONAL25/08/2026 09:00 WIBBMKG Ungkap Asap Karhutla Kalimantan Bisa Menembus Negara Tetangga
-
NASIONAL25/08/2026 04:00 WIBDKPP Jatuhkan Sanksi Etik ke Bawaslu Intan Jaya
-
NASIONAL25/08/2026 17:00 WIBMK Didesak Tegaskan Batas Masa Jabatan Kapolri
-
NUSANTARA25/08/2026 19:00 WIBGempa Flores 1992 Lebih Mematikan dari 2026
-
NASIONAL25/08/2026 14:00 WIBBNPB: NTT Diguncang 6.409 Gempa Susulan