Berita
Pengamat: Gerindra Punya Peluang Besar Merapat ke Jokowi-Ma’ruf
AKTUALITAS.ID – Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai, ada kemungkinan besar partai Gerindra bergabung dengan pemerintahan. Pasalnya, selama ini tidak ada penolakan dari partai koalisi jika partai besutan mantan Danjen Kopassus itu merapat ke Jokowi-Ma’ruf. “Karena tidak ada resistensi dari partai-partai koalisi, khusunya partai politik besar dikubu pak Jokowi (PDIP dan Golkar),” ungkap Ray […]
AKTUALITAS.ID – Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai, ada kemungkinan besar partai Gerindra bergabung dengan pemerintahan.
Pasalnya, selama ini tidak ada penolakan dari partai koalisi jika partai besutan mantan Danjen Kopassus itu merapat ke Jokowi-Ma’ruf.
“Karena tidak ada resistensi dari partai-partai koalisi, khusunya partai politik besar dikubu pak Jokowi (PDIP dan Golkar),” ungkap Ray kepada wartawan,
Berbeda dengan PAN dan Demokrat, dua partai tersebut dinilai banyak mendapat penolakan dari partai koalisi Jokowi-Ma’ruf Amin. Sehingga, akan menimbulkan kecemburan dalam di internal koalisi.
Untuk Gerindra, kata Ray, Jokowi akan dengan senang hati untuk menurunkan tensi politik pasca-Pilpres 2019. Dengan cara merangkul Gerindra, pemerintahan Jokowi dapat meredam gejolak perbedaan.
Selain itu, merapatnya Gerindra ke pemerintahan juga dapat membentuk tradisi baru. Karena, sejak Gerindra didirikan, Ray menyebut belum ada tradisi untuk terlibat dalam pemerintahan.
“Pilihan bergabung dengan pemerintahan itu sangat realistis bagi Gerindra,” ujarnya.
Terkait ditinggalkan para pendukung partai, Ray menilai tak akan ada lagi kekecewaan. Karena, bergabung dengan pemerintahan sebagi wujud tindak lanjut dari pertemuan antara Jokowi dan Prabowo.
Dia menjelaskan, kekecewaan pendukung Prabowo, hanya terjadi saat pertemuan dengan Jokowi di MRT yang terjadi tanpa ada tanda-tanda. “Kalau Gerindra atau Prabowo masuk ke kabinet sudah tidak ada lagi (kekecewaan),” ujarnya.
-
POLITIK10/10/2026 13:00 WIBDenny Indrayana Tantang Prabowo Buka Suara soal Putusan MK dan Ijazah Gibran
-
POLITIK10/10/2026 11:00 WIBBobby: Sekalian Saja Permasalahkan Sarjananya Gibran
-
POLITIK10/10/2026 07:00 WIBPDIP Dukung Pansus Ijazah Gibran
-
DUNIA10/10/2026 12:00 WIBMalaysia Tutup Sekolah Gegara Asap
-
NASIONAL10/10/2026 10:00 WIBKepala Intel Gartap Jakarta Ditahan
-
JABODETABEK10/10/2026 07:30 WIBLayanan SIM Keliling Jakarta Beroperasi Sabtu
-
JABODETABEK10/10/2026 11:30 WIBMahasiswa Tewas Tertabrak KRL Saat Rekam Tugas Kuliah
-
DUNIA10/10/2026 08:00 WIBTrump Jamin Tak Serang Iran Sebelum Pemilu 3 November

















