Berita
Awal Pekan, Rupiah Menguat Tpis di level Rp 14.070 per USD
Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.075 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta
AKTUALITAS.ID – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) nampaknya masih betah di level Rp 14.000-an per USD. Pagi ini, Rupiah dibuka di level Rp 14.070 per USD atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 14.076 per USD.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau dibuka terapresiasi tipis 7 poin atau 0,05 persen ke level Rp14.070 per dolar AS dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.075 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Senin (18/11). Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.075 per dolar AS, melemah 6 poin atau 0,04 persen dari posisi Rp14.069 pada Jumat (15/11/2019).
Sementara itu, mata uang lainnya di Asia cenderung bergerak variatif dengan besaran tipis pada Senin (18/11) pagi. Apresiasi terbesar dibukukan won Korea Selatan yang menguat 0,16 persen terhadap dolar AS pada pukul 08.15 WIB, sedangkan yuan offshore China melemah tipis 0,07 persen.
Seiring dengan pergerakan mata uang di Asia, indeks dolar AS yang melacak pergerakan greenback terhadap mata uang utama terpantau turun tipis 0,043 poin atau 0,04 persen ke level 97,956 pada Senin (18/11) pukul 08.05 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
-
JABODETABEK10/10/2026 05:30 WIBBMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Sore hingga Mal
-
POLITIK10/10/2026 13:00 WIBDenny Indrayana Tantang Prabowo Buka Suara soal Putusan MK dan Ijazah Gibran
-
POLITIK10/10/2026 11:00 WIBBobby: Sekalian Saja Permasalahkan Sarjananya Gibran
-
OASE10/10/2026 05:00 WIBPasir Hitam di Al-Qur’an Ada di Ayat Ini
-
NUSANTARA10/10/2026 06:30 WIBBanjir 1 Meter Terjang Jayapura
-
POLITIK10/10/2026 07:00 WIBPDIP Dukung Pansus Ijazah Gibran
-
DUNIA10/10/2026 12:00 WIBMalaysia Tutup Sekolah Gegara Asap
-
POLITIK10/10/2026 06:00 WIBDoli: 58 Kursi DPR Berpotensi Diisi Caleg Tak Terpilih