Berita
Dor, Polisi Tembak Saddam Husen di Medan
AKTUALITAS.ID – Polisi menembak Saddam Husen alias Putra karena diduga melakukan pencurian, dan rekaman CCTV aksinya itu viral. Dia ditembak karena melawan petugas saat akan ditangkap. “Kami berhasil menangkap pelaku setelah melihat CCTV di TKP. Pelaku teridentifikasi bernama Saddam Husen alias Putra berhasil kami tangkap dan Fajar masih DPO,” kata Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah […]
AKTUALITAS.ID – Polisi menembak Saddam Husen alias Putra karena diduga melakukan pencurian, dan rekaman CCTV aksinya itu viral. Dia ditembak karena melawan petugas saat akan ditangkap.
“Kami berhasil menangkap pelaku setelah melihat CCTV di TKP. Pelaku teridentifikasi bernama Saddam Husen alias Putra berhasil kami tangkap dan Fajar masih DPO,” kata Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, Sabtu (29/2/2020).
Martuasah mengatakan dugaan pencurian itu terjadi pada Minggu (23/2) di Jalan Punak, Kelurahan Sei Putih Timur II, Medan Petisah. Ada dua orang yang diduga melakukan pencurian dengan cara masuk ke rumah korban.
Aksinya itu terekam kamera pengintai. Ada dua ponsel yang dicuri.
“Mereka masuk dan mengambil dua unit HP milik korban,” ujar Martuasah.
Setelah itu, korban melapor ke pihak kepolisian. Petugas kemudian menangkap pelaku di salah satu warnet di Jalan Punak. Namun Saddam sempat melawan hingga kakinya ditembak.
“Hasil interogasi, dia mengakui perbuatannya. Dia menjual HP-nya itu kepada M Thaib (34), warga Sekip, Medan. Petugas pun kemudian mengamankan M Thaib. Selanjutnya, keduanya diboyong ke Mapolsek untuk pemeriksaan lanjutan,” sebut Martuasah.
Akibat perbuatannya, Saddam Husen dijerat dengan Pasal 363 KUHP. Sementara itu, M Thaib disangkakan Pasal 480 KUHP karena berperan sebagai penadah.
-
DUNIA30/10/2026 15:00 WIBSerangan Drone Israel Tewaskan 5 Warga di Gaza
-
EKBIS30/10/2026 17:00 WIBDolar Tembus Rp 22.000? Hashim Warnai Bencana Besar Ekonomi RI
-
RIAU30/10/2026 15:30 WIBSaat Polisi dan Siswa Pertanian Bersatu Melawan Kerusakan Lingkungan
-
NUSANTARA30/10/2026 14:30 WIBBNPB: Hotspot Papua Selatan Anjlok dari 295 Jadi 65 Titik
-
POLITIK30/10/2026 14:00 WIBPPP Diminta Berbenah Sebelum Terlambat
-
EKBIS30/10/2026 16:00 WIBEddy Dorong Sinergi Danantara-Jepang untuk Infrastruktur Listrik
-
POLITIK30/10/2026 19:00 WIBMK Tolak Gugatan Syarat Ijazah Capres
-
POLITIK30/10/2026 20:00 WIBDenny Bongkar Komunikasi Rahasia dengan Elite PDIP Bahas Gibran