Connect with us

DUNIA

Serangan Drone Israel Tewaskan 5 Warga di Gaza

Aktualitas.id -

Ilustrasi, foto: aktualitas.id - ai

AKTUALITAS.ID – Situasi di Jalur Gaza kembali memanas. Serangan drone Israel yang menghantam wilayah selatan Gaza menewaskan sedikitnya lima orang dan menyebabkan 15 lainnya terluka dalam rangkaian serangan terbaru yang kembali memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.

Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Bassal, mengatakan tiga orang tewas ketika drone Israel menggempur kawasan Rafah pada Kamis (29/10/2026). Serangan itu memicu kepanikan warga yang masih bertahan di tengah situasi keamanan yang rapuh pasca-gencatan senjata.

Rumah sakit setempat melaporkan menerima tiga jenazah dan sedikitnya 15 korban luka akibat serangan tersebut. Tak lama kemudian, satu korban yang sempat menjalani perawatan dinyatakan meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

Di lokasi lain, tepatnya di Khan Yunis yang juga berada di wilayah selatan Gaza, satu warga dilaporkan tewas dalam serangan terpisah yang diduga dilakukan oleh militer Israel.

Merespons insiden tersebut, militer Israel mengonfirmasi telah melakukan operasi udara di kawasan tersebut. Pihaknya mengklaim sasaran serangan adalah kelompok militan Palestina yang beraktivitas di area target.

“Kami menyerang para teroris di area tersebut,” demikian pernyataan singkat militer Israel.

Serangan terbaru ini terjadi hanya sehari setelah warga Israel mengikuti pemilihan umum yang berlangsung ketat dan belum menghasilkan pemenang yang jelas. Kondisi itu semakin menambah sorotan terhadap dinamika politik dan keamanan yang terus berkembang di kawasan.

Meski gencatan senjata telah diberlakukan sejak tahun lalu, kekerasan di Gaza belum sepenuhnya berhenti. Data Kementerian Kesehatan Gaza mencatat lebih dari 1.500 orang tewas sejak masa gencatan senjata dimulai. Angka tersebut dinilai kredibel oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Konflik berkepanjangan ini bermula setelah serangan Hamas ke wilayah selatan Israel pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan 1.221 orang. Israel kemudian melancarkan operasi militer besar-besaran ke Jalur Gaza yang menghancurkan sebagian wilayah tersebut dan menewaskan lebih dari 74.500 orang menurut otoritas kesehatan setempat.

Hingga kini, ketegangan masih terus berlangsung. Serangan demi serangan yang terjadi meski di tengah upaya diplomatik internasional menunjukkan konflik Israel-Palestina masih jauh dari kata usai, sementara warga sipil tetap menjadi kelompok yang paling terdampak oleh eskalasi kekerasan yang berlangsung. (Mun)

TRENDING

Exit mobile version