Berita
Intervensi Urusan Internal Hong Kong, China Beri Peringatan ke Taiwan
Pemerintah China memberi peringatan kepada Taiwan yang berencana memberi bantuan kepada warga Hong Kong yang ingin pindah kewarganegaraan. Bagi China, rencana itu tak lebih dari upaya Taiwan mengintervensi urusan internal Hong Kong. Dikutip dari AFP, Sabtu (20/6), pemerintah China akan membentuk agen keamanan nasional di Hong Kong untuk mengawasi Undang-undang Keamanan Nasional. Agen keamanan itu […]
Pemerintah China memberi peringatan kepada Taiwan yang berencana memberi bantuan kepada warga Hong Kong yang ingin pindah kewarganegaraan. Bagi China, rencana itu tak lebih dari upaya Taiwan mengintervensi urusan internal Hong Kong.
Dikutip dari AFP, Sabtu (20/6), pemerintah China akan membentuk agen keamanan nasional di Hong Kong untuk mengawasi Undang-undang Keamanan Nasional. Agen keamanan itu juga dibuat dengan tujuan untuk menindak para pembangkangan di Hong Kong, kata media pemerintah.
Undang-undang baru itu juga akan mengesampingkan semua undang-undang yang ada di Hong Kong, terutama yang bertentangan, setelah diterapkan, demikian kantor berita Xinhua mengatakan dalam laporannya.
Laporan tersebut mengikuti kesimpulan dari pertemuan di komite pembuat undang-undang China di Beijing yang meninjau rancangan ketentuan yang bertujuan untuk menghentikan gerakan pro-demokrasi di Hong Kong.
Kemudian, dalam sebuah keterangan yang dikeluarkan Jumat (19/6) malam, Kantor Pemerintah China untuk Urusan Taiwan menyebut rencana Taiwan memberi suaka bagi warga Hong Kong terlalu politis. Taiwan dinilai terlalu mencampuri persoalan internal Hong Kong.
“Menyiapkan tempat bernaung serta bersedia menampung para perusuh dan elemen yang menyebabkan keributan di Hong Kong hanya akan membawa ancaman bagi rakyat Taiwan,” dikutip dari keterangan itu.
Pihak China menambahkan bahwa rencana mengadvokasi kemerdekaan untuk warga Hong Kong oleh Taiwan juga hanya akan memunculkan masalah prinsip ‘satu negara, dua sistem’, yang mana upaya pemisahan bangsa disebut tidak akan pernah berhasil.
Sebelumnya Taiwan berencana membuka kantor khusus untuk membantu warga Hong Kong yang hendak pindah kewarganegaraan karena pemberlakuan undang-undang Keamanan Nasional yang diusulkan China. Rencananya, Taiwan akan membuka kantor khusus itu pada Juli mendatang.
Pengumuman ini diungkap setelah bulan lalu pemerintahan Presiden Tsai Ing-wen menyatakan kesediaannya memberikan suaka dalam bentuk program kemanusiaan yang seluruhnya didanai oleh pemerintah Taiwan.
“Di masa lalu lembaga nonprofit pada dasarnya melakukan hal itu, tetapi sekarang pemerintah akan menanggung dan membiaya pengeluaran (warga Hong Kong yang hendak pindah ke Taiwan),” ujar Kepala Kabinet Pemerintah Taiwan (MAC), Chen Ming-tong.
Rencananya kantor baru itu akan dibuka pada 1 Juli sebagai bagian dari cara Taiwan membantu warga Hong Kong yang berniat pindah ke sana.
-
JABODETABEK17/08/2026 23:00 WIBTak Lihat Motor, Sopir Wing Box Lindas Pasutri Hingga Tewas di Tempat
-
NUSANTARA17/08/2026 20:00 WIBBNPB Pastikan 54 Korban Jiwa Gempa NTT
-
EKBIS18/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
EKBIS18/08/2026 09:30 WIBUsai Libur HUT ke-81 RI, IHSG Tancap Gas Tembus Level 6.466
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
DUNIA17/08/2026 21:00 WIBTelegram Jadi Radar Serangan Rusia di Ukraina
-
DUNIA17/08/2026 18:00 WIBQatar Bantah Tahan 3 Pilot Iran