Berita
Cegah Kerumunan Mendagri Minta KPU Atur Waktu Pemungutan Suara di TPS saat Pilkada
AKTUALITAS.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, meminta KPU untuk mengatur waktu pemungutan suara di TPS saat Pilkada serentak 2020. Saat masa pandemi, per TPS hanya untuk 500 orang pemilih. “KPU dan Bawaslu segera bekerja, untuk pemungutan suara sudah diatur kan, untuk pemungutan suara di TPS sudah dikurangi dari 800 per TPS menjadi 500 […]
AKTUALITAS.ID – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, meminta KPU untuk mengatur waktu pemungutan suara di TPS saat Pilkada serentak 2020. Saat masa pandemi, per TPS hanya untuk 500 orang pemilih.
“KPU dan Bawaslu segera bekerja, untuk pemungutan suara sudah diatur kan, untuk pemungutan suara di TPS sudah dikurangi dari 800 per TPS menjadi 500 orang,” katanya, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (9/7/2020).
Tito menyampaikan pentingnya menghindari kerumunan di TPS karena masih wabah virus Corona. Dia menyarankan, agar pemilih tidak datang sekaligus.
“Dibikin, seperti jadwal jam praktik dokter. Kan dari jam 07.00 sampai 13.00 jadi ada waktu 6 jam. Untuk wajib pilih bisa dipanggil per jam dibagi lagi tiap jam itu bisa 80 orang jika ada 5 bilik suara maka tiap bilik bisa 16 orang,” sarannya.
Lalu, Tito juga mengingatkan kepada Bawaslu saat masa kampanye nanti agar mengutamakan kampanye melalui virtual. Namun, untuk tatap muka juga tetap dibolehkan asal jumlahnya dibatasi.
“Kalau kampanye ada signal, gunakan virtual. Boleh face to face tapi jumlahnya hanya 50 orang dan tidak boleh lebih, kalau ada yang lebih maka Bawaslu langsung sumprit dan berikan tindakan,” tegasnya.
-
NUSANTARA15/04/2026 08:30 WIBWakapolda Riau Lepas Satgas Jembatan Merah Putih Tahap II
-
NUSANTARA15/04/2026 07:30 WIBKomplotan Curanmor Nawaripi Akhirnya Tertangkap
-
NUSANTARA15/04/2026 13:30 WIBKreatif Banget! Persit Mimika Ubah Batu Biasa Jadi Aksesori Premium
-
OTOTEK15/04/2026 16:30 WIBTiongkok Mulai Menyalip, Ini Dia Daftar Mobil Terlaris Sepanjang Q1 2026
-
POLITIK15/04/2026 10:00 WIBKasus Panas! Kritik ke Presiden Diseret ke Ranah Hukum
-
NUSANTARA16/04/2026 00:01 WIBTiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM
-
EKBIS15/04/2026 10:30 WIBPagi Hijau! Rupiah Menguat Lawan Dolar AS
-
NASIONAL15/04/2026 09:00 WIBHabiburokhman: Polri Harus Konsisten Tindak Anggota Bermasalah

















