Berita
Jelang Pilpres AS, Facebook Batasi Sirkulasi Konten
Facebook Inc akan mengambil langkah tegas untuk ‘membatasi sirkulasi konten’ untuk Pemilu Presiden AS yang akan berlangsung pada November tahun ini. Mengutip laporan dari Financial Times, langkah ini diambil jika pemilu berubah menjadi kacau atau bahkan menimbulkan aksi kekerasan saat unjuk rasa, menurut sumber salah seorang eksekutif Facebook. Perusahaan raksasa jejaring sosial itu juga sudah […]
Facebook Inc akan mengambil langkah tegas untuk ‘membatasi sirkulasi konten’ untuk Pemilu Presiden AS yang akan berlangsung pada November tahun ini.
Mengutip laporan dari Financial Times, langkah ini diambil jika pemilu berubah menjadi kacau atau bahkan menimbulkan aksi kekerasan saat unjuk rasa, menurut sumber salah seorang eksekutif Facebook.
Perusahaan raksasa jejaring sosial itu juga sudah menyiapkan solusi untuk berbagai skenario, termasuk unjuk rasa masyarakat sipil dan ‘dilema politik’ penghitungan surat suara langsung lebih cepat dibandingkan voting melalui email.
Sebelumnya Facebook menyatakan akan membatasi iklan politik seminggu sebelum Pilpres AS pada 3 November 2020.
Facebook akan tetap mengizinkan kampanye dan iklan politik yang sudah masuk ke sistem, termasuk juga mengizinkan pengiklan mengubah pengeluaran iklan dan target pengguna, namun, akan memblokir perubahan konten atau desain iklan.
-
POLITIK10/10/2026 13:00 WIBDenny Indrayana Tantang Prabowo Buka Suara soal Putusan MK dan Ijazah Gibran
-
DUNIA10/10/2026 12:00 WIBMalaysia Tutup Sekolah Gegara Asap
-
JABODETABEK10/10/2026 12:30 WIBGuru Ngaji di Bekasi Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan 10 Santriwati
-
NUSANTARA10/10/2026 13:30 WIBBelasan Siswa SD di Medan Dilarikan ke RS Usai Santap MBG
-
NASIONAL10/10/2026 17:00 WIBGus Ipul Bantah Uang Korupsi Mengalir ke Muktamar NU
-
NASIONAL10/10/2026 14:00 WIBKasad Maruli Sebut Rumah Dinas TNI Jadi Markas Judol Sangat Memalukan
-
NUSANTARA10/10/2026 14:30 WIBBadan Geologi Naikkan Status Anak Krakatau
-
POLITIK10/10/2026 16:00 WIBGolkar Pertanyakan Pasal PKPU soal Ijazah Gibran

















