Berita
Hingga April 2021, PLN Raup Laba Rp5,2 T
AKTUALITAS.ID – PT PLN (Persero) mengantongi laba bersih (belum diaudit) sebesar Rp5,2 triliun sampai dengan April 2021. Angka tersebut melonjak 137,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang justru mencatatkan rugi, Rp13,9 triliun. “Peningkatan laba ini disebabkan terutama oleh penurunan rugi selisih kurs,” ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam rapat bersama Komisi VI […]
AKTUALITAS.ID – PT PLN (Persero) mengantongi laba bersih (belum diaudit) sebesar Rp5,2 triliun sampai dengan April 2021. Angka tersebut melonjak 137,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang justru mencatatkan rugi, Rp13,9 triliun.
“Peningkatan laba ini disebabkan terutama oleh penurunan rugi selisih kurs,” ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Selasa (25/5/2021).
Angka tersebut setara 45,5 persen dari target laba bersih perseroan yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2021 sebesar Rp11,4 triliun.
Sementara itu, arus kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas operasi sebesar Rp14,3 triliun. Sedangkan, arus kas bersih untuk investasi sebesar Rp13,9 triliun dan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp8,6 triliun.
“Sehingga saldo akhir kas pada posisi per 30 April 2021 menjadi Rp46,7 triliun,” katanya.
Adapun aset perusahaan setrum pelat merah itu mencapai Rp1.599,5 triliun hingga April 2021, atau naik sebesar 0,7 persen dibandingkan posisi Desember 2020 lalu. Kenaikan ini, kata dia, terutama disebabkan oleh kenaikan piutang usaha dan pajak dibayar di muka.
Baca juga: Semua Gerai Giant Tutup per Juli 2021
Namun, perusahaan masih memiliki utang sebesar Rp448,6 triliun. Jumlah tersebut setara 93,2 persen dari saldo RKAP yang ditetapkan sebesar Rp481,5 triliun.
“Namun, jumlah debt (utang) itu turun 0,8 persen dibandingkan dengan saldo 31 Desember 2020 karena pembayaran yang kami lakukan terhadap debt lebih besar dibandingkan penarikan pinjaman baru,” tuturnya.
Sebagai informasi, tahun lalu, PLN mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,95 triliun. Keuntungan tersebut naik 38,6 persen setara Rp1,6 triliun dari tahun sebelumnya yakni Rp4,27 triliun.
-
POLITIK14/04/2026 10:00 WIBNasDem Pastikan Konsolidasi Jalan Meski Ada Kader Pindah
-
POLITIK14/04/2026 14:00 WIBFrans Saragih: Kritik Harus Bertanggung Jawab
-
OLAHRAGA13/04/2026 22:00 WIBSatria Muda dan Hornbills Bersiap Gulingkan Pelita Jaya
-
NASIONAL14/04/2026 06:00 WIBEddy Soeparno: Energi Bersih Harus Buka Peluang Kerja
-
RAGAM14/04/2026 13:30 WIBGerhana Matahari Total Terancam Hilang, Ini Penyebabnya
-
DUNIA13/04/2026 23:30 WIBInggris Tidak Ikut Berpartisipasi Blokade AS di Selat Hormuz
-
RAGAM13/04/2026 22:30 WIBTas Mini Kendall Jenner Jadi Sorotan
-
DUNIA14/04/2026 08:00 WIBTrump Ancam Tarik Pasukan AS dari NATO

















