Berita
BNNP Jatim Berhasil Gagalkan Penyeludupan 1,6 Kilogram Sabu asal Jakarta
AKTUALITAS.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu yang dibawa tersangka berinisial MM (41) dari Jakarta menuju Surabaya. MM ditangkap di halaman Indomaret Jalan RE Martadinata, Karangsari, Tuban pada Sabtu (5/6). “MM yang sedang melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya berhenti di depan Indomaret Tuban untuk mengambil uang di […]
AKTUALITAS.ID – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu yang dibawa tersangka berinisial MM (41) dari Jakarta menuju Surabaya. MM ditangkap di halaman Indomaret Jalan RE Martadinata, Karangsari, Tuban pada Sabtu (5/6).
“MM yang sedang melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya berhenti di depan Indomaret Tuban untuk mengambil uang di ATM,” kata Kabid Pemberantasan BNNP Jatim Daniel Y. Katiandagho di kantornya, Surabaya, Selasa (8/6/2021).
Daniel menjelaskan, tersangka MM membawa barang haram tersebut dari Jakarta menuju Surabaya dengan mengendarai mobil Toyota Avanza hitam dengan nomor polisi B-1722-NRD. Mobil tersebut turut diamankan sebagai barang bukti.
Tersangka tidak bisa berkutik saat dilakukan penggeledahan. Berdasarkan hasil penggeledahan badan dan barang yang dibawa tersangka, petugas mampu mengamankan sabu seberat 1.646 gram yang dibagi ke dalam dua bungkus plastik merk Guanyinwang, dan dimasukkan dalam tas kain warna kuning. “Yang satu bungkus isinya narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1.025 gram dan satu bungkus sisanya berisi narkotika jenis sabu dengam berat bruto 621 gram,” ujar Daniel.
Daniel mengungkapkan, Tersangka MM mengaku disuruh bosnya bernama MW untuk mengantar narkotika jenis sabu ke Surabaya. MM mengaku, narkotika jenis sabu tersebut akan diberikan kepada seseorang atas perintah MW setelah sampai di Surabaya.
Tersangka MM mengaku kenal dengan MW sekitar sepekan lalu, dikenalkan temannya berinisial YY melalui telepon. Karena butuh pekerjaan, tersangka MM pun mengaku tidak keberatan disuruh menjadi kurir sabu dan dijanjikan bosnya akan diberikan upah sebesar Rp 16 juta. “Tersangka mengakui sudah mendapatkan upah Rp 5 juta. Ditransfer di rekening BCA Rp 1 juta dan rekening BRI Rp 4 juta,” ujar Daniel.
MM Dijerat Undang-Undang Tindak Pidana Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
-
FOTO27/08/2026 21:03 WIBFOTO: DPR Terima Audiensi AMPB di Tengah Aksi Tuntut RUU Perampasan Aset
-
NASIONAL28/08/2026 09:00 WIBDor, Pria Berikat Kepala Putih Lepas Tembakan Pistol di Slipi
-
FOTO27/08/2026 22:30 WIBFOTO: PP GMH Serukan Damai dan Dialog
-
NASIONAL27/08/2026 19:30 WIBMenteri LH Ancam Sanksi Pengusaha yang Cemari Danau
-
EKBIS27/08/2026 20:28 WIBMentan Ungkap Kendala Penyerapan Telur dan Ayam untuk Program MBG
-
DUNIA27/08/2026 18:00 WIBRatusan Warga India Hilang dalam Banjir Bandang Nepal
-
RAGAM28/08/2026 08:30 WIBIlmuwan NASA: Manusia Tak Bisa Lihat Gerhana Lagi
-
POLITIK28/08/2026 06:00 WIBDPR Dorong Penambahan Personel Bawaslu