Berita
Fadjroel: Pembahasan Reshuffle Hak Preogratif Presiden Jokowi
AKTUALITAS.ID – Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman menampik bahwa ada pembicaraan perombakan pada kabinet Indonesia Maju saat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima petinggi enam partai koalisi, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN) di istana pekan lalu. Menurut Fadjroel bahwa pembahasan reshuffle itu hanya menjadi hak prerogatif dari Jokowi selaku presiden, dan pembahasan itu tidak dibicarakan […]
AKTUALITAS.ID – Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman menampik bahwa ada pembicaraan perombakan pada kabinet Indonesia Maju saat Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima petinggi enam partai koalisi, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN) di istana pekan lalu.
Menurut Fadjroel bahwa pembahasan reshuffle itu hanya menjadi hak prerogatif dari Jokowi selaku presiden, dan pembahasan itu tidak dibicarakan saat pertemuan dengan seluruh pimpinan partai.
“Nah, tidak ada pembicaraan mengenai reshuffle, tidak ada. Reshuffle itu adalah hak prerogatif presiden, tapi saya sampai hari ini mengatakan presiden dan seluruh menteri dalam kabinet Indonesia Maju itu fokus menangani Covid, terutama perlindungan sosial, pemulihan ekonomi, dan kesehatan,” jelas Fadjroel saat di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (29/8/2021).
Seumpama jika ada perombakan pada kabinet sekarang ini, kata Fadjroel, hal itu akan disampaikan langsung Jokowi selaku presiden.
“Jadi kalau nanti misalnya ada reshuffle atau perombakan kabinet itu yang akan menyampaikan langsung presiden. Saya hanya akan menyampaikan atau menjelaskan setelah presiden berbicara kepada publik. Sampai hari ini semuanya bekerja sepenuhnya,” ujar Fadjroel.
Pada pertemuan seluruh partai koalisi di Istana Bogor, termasuk PAN. Presiden tutur Fadjroel hanya membahas tentang penanganan Covid-19 di Indonesia, di antaranya, perkembangan ekonomi nasional.
“Kemarin saya bicara dengan Waketum PAN, Yandri Susanto, pada intinya pertemuan di Istana Bogor, itu presiden kan mengundang enam ketum dan sekjen parpol koalisi dan sekaligus mengundang Pak Zul sebagai dari PAN. Pada intinya presiden berbicara mengenai bagaimana penanganan Covid, termasuk soal sekolah tatap muka, karena kemarin presiden menyampaikan semua bagaimana penanganan Covid sehingga bisa diketahui oleh para parpol,” terangnya.
“Kemudian tentang perkembangan ekonomi nasional yang sudah tumbuh pada kuartal II yakni sebesar 7,7 persen. Ketiga tentang pemindahan ibu kota negara baru karena presiden akan menyerahkan surat ke DPR,” katanya.
-
NASIONAL20/07/2026 17:30 WIBBRIN Sebut Pola Komunikasi Kepala Bakom Perlu Dievaluasi
-
DUNIA20/07/2026 19:00 WIBIran Klaim Hantam Pesawat Tempur AS di Yordania
-
NASIONAL20/07/2026 17:00 WIBPengembalian Amplop Uang Raja Juli Tak Hapus Dugaan Pidana
-
NASIONAL20/07/2026 16:30 WIBAhmad Sahroni: Jangan Bawa Nama Presiden dalam Pembelaan Febrie Adriansyah
-
RIAU20/07/2026 18:00 WIBPeringati Hari Jadi Bengkalis, Pemkab Gelar Lomba Tradisional untuk Lestarikan Budaya
-
NASIONAL20/07/2026 16:00 WIBDPR Kecam Pencabulan 32 Murid SD di Makassar, Minta Pelaku Dihukum Berat
-
EKBIS20/07/2026 20:00 WIBAmran Ajak Investor Bangun Industri Susu untuk Swasembada Nasional
-
NASIONAL21/07/2026 07:00 WIBPrabowo Tak Terima MBG Disebut Beban