Berita
Dolar AS Melonjak Dipicu Permintaan “Safe-Haven”

AKTUALITAS.ID – Dolar AS terapresiasi secara signifikan pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena pelaku pasar mencari tempat berlindung yang aman di tengah konflik Rusia-Ukraina saat ini.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, terangkat 0,88 persen pada 98,6460.
Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,0913 dolar AS dari 1,1062 dolar AS di sesi sebelumnya dan pound Inggris turun menjadi 1,3219 dolar AS dari 1,3337 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7370 dolar AS dari 0,7326 dolar.
Dolar AS dibeli 114,77 yen Jepang, lebih rendah dari 115,42 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9182 franc Swiss dari 0,9190 franc Swiss, dan naik menjadi 1,2742 dolar Kanada dari 1,2681 dolar Kanada.
Di sisi ekonomi, pengusaha AS menambahkan 678.000 pekerjaan pada Februari karena lonjakan COVID-19 yang dipicu Omicron memudar, dengan tingkat pengangguran sedikit turun menjadi 3,8 persen, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Jumat (4/3/2022). Ekonom yang disurvei oleh The Wall Street memperkirakan 440.000 pekerjaan baru.
-
FOTO29/08/2025 07:52 WIB
FOTO: Mako Brimob di Kepung Warga
-
NASIONAL28/08/2025 22:30 WIB
Demo Aksi Berujung Ricuh, Pengemudi Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob
-
JABODETABEK28/08/2025 18:30 WIB
Petugas Pengamanan Dilempari Batu Hingga Petasan di DPR/MPR RI
-
NUSANTARA28/08/2025 19:00 WIB
LAMR dan Pemda Apriasi Operasi PETI Polda Riau yang Berhasil Bikin Air Sungai Kuantan Kembali Jernih
-
OLAHRAGA28/08/2025 20:00 WIB
Berlaga di Liga 2 dan 3 Bali United Pinjamkan Pemain Muda
-
NASIONAL29/08/2025 15:08 WIB
Ribuan Driver Ojol Bentrok dengan Brimob, Pasukan Brimob Terdesak dan Mundur
-
NUSANTARA28/08/2025 18:00 WIB
Kejari: Gedung Setda Kota Cirebon Rawan Rusak Akibat Korupsi
-
DUNIA28/08/2025 17:30 WIB
Ukraina Dihujani 629 Drone-Rudal Rusia