Berita
Smash Maut Voli Pasir Prajurit Menarmed 2 Kostrad
AKTUALITAS.ID – Mensana in corporesano bahasa latin yang populer dan menjadi motivasi. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat. Ini berlaku juga bagi seluruh prajurit Menarmed 2 Kostrad.
Tiada hari tanpa olahraga guna menjaga kondisi fisik selalu bugar serta saling mempererat kebersamaan sesama prajurit. Seperti halnya yang dilakukan setiap sore hari dengan olahraga voli. Kamis (14/9)
Tidak ada perbedaan antara pimpinan dan anggota. Membaur gembira lepaskan jenuh dan lelah setelah beraktivitas menunaikan tugas prajurit.
Lapangan voli berpasir menjadi tantangan tersendiri dan memberikan sensasi yang berbeda, terasa bermain di tepi pantai.
Passing terukur dan smash keras silih berganti hingga keringat mengucur deras, canda tawa silih berganti membuat suasana semakin hidup serasa dalam turnamen.
Selain menjaga kebugaran tubuh, juga menjadi ajang menjaring prajurit yang berpotensi dalam olahraga voli. Diharapkan nantinya dengan pembinaan yang baik akan melahirkan atlet potensial untuk mengharumkan Menarmed 2 Kostrad.
“Olahraga dan prestasi, salah satu cara membangun motivasi prajurit untuk meraih masa depan yang gemilang. Dengan rutin olahraga bersama akan semakin kompak dan solid prajurit Menarmed 2 Kostrad,” ungkap Dandenma Mayor Arm Sumarsono. (Red)
-
NASIONAL01/06/2026 18:00 WIBKonten Porno Tayang di JAKTV, Pengamat Minta KPI dan Komdigi Investigasi
-
NASIONAL01/06/2026 13:00 WIBJet PT Jhonlin Bawa Mama Sinta ke Jakarta?
-
FOTO01/06/2026 20:42 WIBFOTO: Golkar DKI Gelar Pengajian Ideologi Kebangsaan ke-IV
-
PAPUA TENGAH01/06/2026 13:15 WIBDisdukcapil Mimika Targetkan 100 Pasangan Ikut Nikah Massal Gratis
-
PAPUA TENGAH01/06/2026 16:34 WIBDisdukcapil Mimika Permudah Akses Adminduk Warga Pesisir dengan Jemput Bola
-
POLITIK01/06/2026 19:47 WIBHasto: PDIP akan Putar Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme untuk Perkuat Ideologi
-
JABODETABEK01/06/2026 12:30 WIBPolres Jakpus Bongkar Sindikat Obat Keras Ilegal di Juanda
-
RAGAM01/06/2026 13:30 WIBEropa Terbakar, PBB Tuding Ketergantungan Fosil Jadi Biang Kerok