Berita
Luca Marini Resmi Bergabung ke Tim Repsol Honda Gantikan Marc Marquez Musim Depan
AKTUALITAS.ID – Luca Marini, pembalap MotoGP asal Italia, secara resmi berlabuh ke tim Repsol Honda mulai musim depan.
Ia menggantikan posisi Marc Marquez yang sebelumnya memutuskan untuk hengkang ke tim Gresini Ducati.
Pembalap yang saat ini membela tim Mooney VR46 Racing tersebut berhasil mengakhiri musim 2023 ini dengan berada di posisi ke-8 klasemen akhir.
Ia berhasil meraih dua kali podium, dengan posisi kedua yang diraih di GP Amerika dan posisi ketiga di GP Qatar.
Ia juga sukses meraih empat kali podium di balapan Sprint, dengan posisi kedua di GP Indonesia dan posisi ketiga di GP Argentina, GP Thailand dan GP Qatar.
Dilansir dari situs resmi Honda Racing Corporation, ia akan mendapatkan kontrak dua tahun yaitu sejak 2024 dan 2025.
Marini dianggap sebagai pembalap cerdas dan analitis, juga dikenal mampu memberikan umpan balik untuk tim guna mengembangkan motornya, sama seperti abangnya Valentino Rossi. Kemampuan ini diharapkan dapat membantu membawa RC213V kembali ke depan.
Marini akan bergabung dengan juara dunia 2020 Joan Mir di Repsol musim depan, sementara pembalap Ducati lainnya, Johann Zarco, akan bergabung dengan LCR bersama Takaaki Nakagami.
Di Giannantonio diperkirakan akan mengambil alih tempat Marini di tim VR46 bersama Bezzecchi, menggunakan motor GP23 untuk musim depan. (RAFI)
-
NASIONAL06/11/2026 06:00 WIBAksi Seribu Lilin, LPI DesakBongkar Otak di Balik Penyadapan Prabowo
-
POLITIK06/11/2026 07:00 WIBKursi Wapres Digoyang, Ayah Gibran: Hormati Hukum
-
NASIONAL06/11/2026 05:00 WIBDKPP Resmi Lantik 228 Pengawas Etik Pemilu se-Indonesia
-
NASIONAL06/11/2026 15:30 WIBStudi ke Vietnam, P4N Angkatan LXX Lemhannas Dalami Strategi Ekonomi dan Energi
-
EKBIS06/11/2026 10:00 WIBGurita Bisnis Berjatuhan, Harta Gibran Malah Meroket Tembus Rp27,9 Miliar
-
DUNIA06/11/2026 08:00 WIBDonasi Raksasa Musk Tak Selamatkan Republik
-
NASIONAL06/11/2026 09:00 WIBCak Imin: Kapolri Selamatkan Marwah Presiden
-
NASIONAL06/11/2026 11:00 WIBKepala Bakom: Pelaku Penyadapan Presiden Adalah Pengkhianatan Negara