Berita
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat ke 8.275, LQ45 Justru Melemah Tipis
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat tipis pada awal perdagangan hari ini, Selasa (4/11/2025). IHSG naik 0,87 poin atau 0,01 persen ke level 8.275,95.
Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan justru terkoreksi tipis, turun 0,63 poin atau 0,07 persen ke posisi 843,35.
Pergerakan IHSG yang cenderung stabil di awal pekan ini mencerminkan sikap hati-hati investor di tengah dinamika ekonomi global dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Pelaku pasar juga masih menunggu data inflasi serta arah kebijakan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang akan memengaruhi sentimen pasar.
Sejumlah analis memperkirakan IHSG hari ini akan bergerak di kisaran 8.250–8.320, dengan sektor energi dan perbankan menjadi penopang utama indeks, sementara saham-saham teknologi berpotensi mengalami koreksi teknikal setelah reli beberapa hari terakhir.
Meski penguatan IHSG terbilang tipis, sebagian besar investor masih menilai pasar saham domestik cukup positif berkat arus dana asing yang terus masuk ke saham-saham berkapitalisasi besar (big cap).
Ringkasan Perdagangan Pagi Ini (4 November 2025):
IHSG: 8.275,95 (+0,87 poin / +0,01%)
LQ45: 843,35 (–0,63 poin / –0,07%)
Sektor unggulan: Energi, perbankan, dan infrastruktur
Sentimen pasar: Waspada jelang rilis data ekonomi dan kebijakan moneter.(Firmansyah/Mun)
-
RIAU14/08/2026 16:30 WIBTolak Berhubungan Badan, IRT Tewas Dicekik Doorsmeer
-
FOTO14/08/2026 21:45 WIB
FOTO: Presiden Prabowo Sampaikan Capaian Ekonomi saat Pidato Sidang Tahunan MPR
-
NASIONAL14/08/2026 11:00 WIBPidato Lengkap Prabowo Bongkar Rahasia 21 Bulan Memimpin
-
NASIONAL14/08/2026 11:30 WIBKetua MPR: Kopdes Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa
-
EKBIS14/08/2026 09:30 WIBIHSG Merosot Jelang Pidato Prabowo
-
DUNIA14/08/2026 12:00 WIBUEA Kecam Iran Serang Dua Kapal Minyak
-
EKBIS14/08/2026 10:00 WIBRupiah Menguat Jelang Sidang Tahunan MPR
-
NUSANTARA14/08/2026 12:30 WIBGunung Semeru Erupsi Delapan Kali dalam Enam Jam