DUNIA
Varian Baru COVID-19 Menyebar Cepat di Australia
AKTUALITAS.ID – Australia tengah menghadapi tantangan baru dengan munculnya varian COVID-19 yang diberi nama LB.1. Laporan media lokal pada Sabtu mengungkapkan bahwa varian ini berpotensi menyebar lebih cepat dibandingkan dengan varian sebelumnya. Juru bicara Departemen Kesehatan Australia mengonfirmasi adanya kasus terinfeksi LB.1 di negara tersebut, seperti yang dilaporkan oleh SBS News.
Para pakar kesehatan memperingatkan bahwa varian LB.1 memiliki potensi penyebaran yang lebih cepat. Profesor Adrian Esterman, Ketua Biostatistik dan Epidemiologi di Universitas South Australia, menyatakan bahwa meskipun LB.1 hampir pasti lebih mudah menular dibandingkan KP.2, namun varian ini tidak menunjukkan dominasi atas KP.3 dan turunannya.
Dr. Paul Griffin, seorang dokter penyakit menular dan ahli mikrobiologi klinis di Universitas Queensland, juga mengomentari situasi ini. Ia menyebutkan bahwa Australia mungkin sedang mendekati puncak kasus COVID-19 pada musim dingin ini. “Kami mengalami gelombang besar aktivitas COVID dan itu tampaknya melambat, tetapi saat ini masih cukup banyak,” katanya.
Meskipun situasi ini mengkhawatirkan, para ahli terus memantau perkembangan dan memberikan panduan untuk mengendalikan penyebaran varian baru ini. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan untuk melindungi diri dan orang lain dari infeksi. (YAN KUSUMA/RAFI)
-
Berita20/10/2026 07:00 WIBBahlil Bantah Kuota BBM Dipangkas
-
JABODETABEK20/10/2026 06:30 WIBIni Jadwal SIM Keliling Jakarta 20 Oktober
-
EKBIS20/10/2026 17:00 WIBEkonom Ingatkan Bahaya Reputasi Indonesia di Mata Investor Global
-
JABODETABEK20/10/2026 05:30 WIBBMKG Bongkar Panas Ekstrem Intai Jakarta
-
NASIONAL20/10/2026 06:00 WIBHabiburokhman: RUU Perampasan Aset Rawan Dibajak Jadi Alat Gebuk Lawan Politik
-
POLITIK20/10/2026 09:00 WIBDPR Panggil KPU-Bawaslu soal PKPU
-
JABODETABEK20/10/2026 07:30 WIBTragis! Pelajar 14 Tahun Tewas Ditabrak Pajero di Mampang
-
DUNIA20/10/2026 21:00 WIBIran Perketat Ancaman di Selat Hormuz

















