DUNIA
Qatar Setuju Usir Hamas dari Negara Setelah Diminta AS
AKTUALITAS.ID – Qatar dilaporkan setuju untuk mengusir anggota kelompok militan Hamas dari negaranya setelah mendapat permintaan dari Amerika Serikat (AS). Pengusiran ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mencapai gencatan senjata di Gaza, Palestina, yang hingga saat ini belum membuahkan hasil.
AS telah menginstruksikan Qatar untuk menghentikan perlindungan terhadap Hamas yang telah lama tinggal di ibu kota Qatar, Doha. Permintaan ini disampaikan oleh AS sekitar dua pekan lalu dan akhirnya disepakati oleh Qatar. Sumber pejabat AS menyatakan bahwa setelah menolak sejumlah usulan gencatan senjata dan pembebasan sandera, para pemimpin Hamas seharusnya tidak lagi diterima di ibu kota mitra AS manapun.
Negosiasi gencatan senjata di Gaza telah berlangsung berbulan-bulan tanpa hasil yang signifikan. Qatar, yang sebelumnya memainkan peran penting bersama AS dan Mesir dalam merundingkan solusi perdamaian, kini berkomitmen untuk menghentikan dukungannya terhadap Hamas.
Namun, sampai sekarang belum ada informasi pasti mengenai waktu dan tempat pengusiran anggota Hamas dari Qatar. Turki disebut-sebut sebagai salah satu pilihan potensial untuk menjadi tempat persinggahan mereka setelah meninggalkan Qatar.
Langkah ini mengikuti peringatan Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, yang telah mengingatkan Hamas akan risiko pengusiran jika mereka terus menolak gencatan senjata yang diusulkan. (Yan Kusuma)
-
POLITIK27/10/2026 06:00 WIBTiga Partai Non-Parlemen Cabut Uji Materi Ambang Batas DPR
-
JABODETABEK27/10/2026 07:30 WIBSuporter Bola 16 Tahun Tewas Dibacok di Sukaraja Bogor
-
NASIONAL27/10/2026 07:00 WIBYusril Sebut Definisi Korupsi Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Saat Ini
-
RIAU26/10/2026 18:30 WIBPolres Bengkalis Luncurkan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
-
JABODETABEK27/10/2026 06:30 WIBCatat! 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini
-
DUNIA27/10/2026 08:00 WIBTrump Serang Norwegia karena Tak Dapat Nobel Perdamaian
-
DUNIA26/10/2026 18:00 WIBPM Anwar Minta Warga Malaysia Tinggalkan Waze
-
POLITIK27/10/2026 09:00 WIBDPR Target RUU Pemilu Rampung Maret 2027