DUNIA
Tiga Tentara Israel Terluka dalam Serangan Bom oleh Pejuang Palestina di Jenin
AKTUALITAS.ID – Konflik di Tepi Barat kembali memanas setelah tiga tentara Israel terluka dalam serangan bom oleh pejuang Palestina di kota Qabatiya, Jenin.
Menurut pernyataan militer Israel, dua tentara dari Brigade Kfir dan Brigade Menashe menderita luka kritis, sementara seorang lainnya terluka ringan setelah kendaraan militer Israel mereka, jip militer David, terkena ledakan Alat Peledak Improvisasi (IED).
Serangan ini diklaim oleh Brigade al-Quds Jihad Islam Palestina (PIJ), yang menyatakan bahwa pejuang mereka menargetkan jalur yang biasa dilalui kendaraan militer Israel dengan meledakkan beberapa bom improvisasi.
Selain itu, pejuang perlawanan juga menyerang buldoser militer Israel yang beroperasi di kawasan tersebut.
Konfrontasi antara pejuang Palestina dan pasukan Israel berlangsung sengit di beberapa titik di Jenin, dengan serangan langsung menggunakan bom yang menyebabkan korban di pihak Israel. Media Israel melaporkan bahwa korban dievakuasi menggunakan helikopter militer.
Sebelum insiden ini, serangan pesawat tak berawak oleh militer Israel telah menewaskan beberapa warga Palestina di kamp pengungsi Jenin.
Media Israel menyebutkan bahwa serangan ini ditujukan kepada seorang pejuang Palestina yang dikenal di kamp tersebut, meskipun rincian lebih lanjut tidak diungkapkan.
Serangan udara Israel di Jenin ini menambah ketegangan yang telah berlangsung hampir sebulan, dengan Otoritas Palestina sebelumnya mengklaim telah melakukan operasi penggerebekan terhadap kelompok-kelompok perlawanan bersenjata di kamp pengungsi.
Juru bicara pasukan keamanan Otoritas Palestina, Anwar Rajab, mengecam serangan udara Israel dan menyebutnya sebagai “campur tangan terang-terangan” yang mengganggu upaya keamanan di Tepi Barat.
Menteri Pertahanan Israel menegaskan bahwa Israel akan melanjutkan operasi militernya di Tepi Barat dan tidak akan membiarkan wilayah tersebut berubah menjadi seperti Gaza. Di sisi lain, Brigade al-Quds menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi dalam perjanjian yang bertujuan mengakhiri kekerasan dan melestarikan tatanan nasional Palestina.
Bentrokan ini semakin memperburuk situasi di kawasan yang telah lama dilanda ketegangan antara pasukan Israel dan pejuang Palestina, serta melibatkan Otoritas Palestina yang menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas dan mengendalikan perlawanan bersenjata di wilayah tersebut. (Damar Ramadhan)
-
FOTO30/01/2026 20:18 WIBFOTO: Presiden Prabowo Lantik Dewan Energi Nasional di Istana Negara
-
NUSANTARA30/01/2026 11:00 WIBSiswa SMA 2 Kudus Diduga Keracunan MBG Masih Jalani Rawat Inap
-
POLITIK30/01/2026 12:45 WIBTrump Ancam Iran, Senator RI Ingatkan Indonesia Jaga Politik Bebas Aktif
-
POLITIK30/01/2026 14:00 WIBKetua Komisi II DPR Tak Sepakat Usulan Ambang Batas Parlemen Dihapus
-
EKBIS30/01/2026 13:00 WIBDirut BEI Mengundurkan Diri
-
OLAHRAGA30/01/2026 11:30 WIBKans Indonesia Terbuka Lebar di Thailand Masters 2026
-
NUSANTARA30/01/2026 08:30 WIBBeri Rasa Aman ke Warga Dekai, Satgas Damai Cartenz Terus Bersinergi
-
DUNIA30/01/2026 19:00 WIBTeheran Siap Respons Agresi AS dengan Serangan ke Tel Aviv

















