DUNIA
Trump Sebut NATO Pengecut Soal Selat Hormuz
AKTUALITAS.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap sekutu-sekutunya di NATO yang dinilai tidak mau membantu mengamankan jalur strategis Selat Hormuz di tengah konflik dengan Iran.
Dalam unggahannya di Truth Social yang dikutip media internasional, Trump menyebut NATO sebagai “macan kertas” tanpa peran dominan Amerika Serikat. Ia juga menyebut sikap negara-negara anggota NATO sebagai bentuk ketidakberanian.
“Tanpa AS, NATO hanya macan kertas,” tegas Trump.
Ketegangan meningkat setelah Iran memblokade Selat Hormuz pasca serangan oleh Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari lalu.
Penutupan jalur vital perdagangan minyak dunia tersebut berdampak langsung pada lonjakan harga minyak global serta kekhawatiran terhadap pasokan energi.
Trump pun mendesak negara-negara NATO untuk ikut turun tangan membuka jalur tersebut. Namun, menurutnya, permintaan itu tidak mendapat respons konkret.
“Mereka mengeluh soal harga minyak tinggi, tapi tidak mau membantu. Padahal risikonya kecil,” ujar Trump.
Sejumlah negara seperti Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Belanda memang menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan jalur pelayaran di kawasan tersebut.
Namun, mereka menegaskan bahwa kontribusi tersebut tidak dalam bentuk aksi militer langsung, melainkan melalui pendekatan multilateral, termasuk kemungkinan setelah tercapainya gencatan senjata.
Kelompok negara tersebut juga mengecam serangan terhadap kapal komersial tak bersenjata di kawasan Teluk, sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas jalur perdagangan global.
Pernyataan keras Donald Trump ini mencerminkan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutunya di NATO dalam merespons konflik Timur Tengah.
Perbedaan pendekatan antara opsi militer dan diplomasi menjadi sorotan utama di tengah krisis yang berpotensi berdampak luas pada ekonomi global.
Dengan situasi yang masih berkembang, dunia kini menanti langkah lanjutan dari negara-negara besar dalam meredakan konflik sekaligus menjaga stabilitas jalur energi internasional. (Mun)
-
NUSANTARA16/08/2026 19:00 WIBKorban Jiwa Gempa NTT Bertambah Jadi 51
-
EKBIS16/08/2026 13:00 WIBPromo Merdeka! BBM Pertamina Diskon Rp450/Liter
-
DUNIA16/08/2026 18:00 WIBChina Mulai Tekan AS di Pasar Chip Memori
-
NASIONAL16/08/2026 11:00 WIBBenda Militer Jatuh Hantam Mobil Warga, TNI AU Minta Maaf dan Langsung Tanggung Jawab
-
OASE16/08/2026 05:00 WIBAl-Qur’an Bongkar Dahsyatnya Gempa
-
NASIONAL16/08/2026 06:00 WIBEddy Soeparno Puji Pidato Prabowo Soal Ekonomi Karbon
-
DUNIA16/08/2026 12:00 WIBBlackout Serempak Guncang 4 Negara
-
NASIONAL16/08/2026 10:00 WIBNasDem: Perbaiki SDM & Anggaran MBG