DUNIA
2 Drone Meledak di Kantor PM Kurdistan
AKTUALITAS.ID – Konfrontasi panas antara Amerika Serikat dan Iran kian merembet tak terkendali. Pada Senin (17/8/2026), dua unit drone misterius dilaporkan menghantam langsung kantor Perdana Menteri Pemerintah Daerah Kurdistan (KRG) di Irak, memicu kepanikan hebat di jantung wilayah konflik.
Badan Keamanan KRG menduga kuat armada drone pembawa maut tersebut diluncurkan langsung dari perbatasan Iran. Kendati belum ada laporan resmi terkait korban jiwa, PM Kurdistan Masrour Barzani meledak dan mengutuk keras aksi penyerangan yang dinilai melangkahi batas konstitusi tersebut.
“Saya mengecam sekeras-kerasnya serangan sembrono dan tak bertanggung jawab ini!” cetus Barzani memprotes keras teror di markas utamanya.
Di sisi lain, Pemerintah Iran bergerak cepat menampik keterlibatan mereka. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, langsung mengontak Menlu Irak Fuad Hussein dan secara terbuka menegaskan bahwa tidak ada satupun instruksi maupun serbuan yang berasal dari wilayahnya.
Lewat unggahan tajam di media sosial X, Araghchi justru melemparkan ancaman sinis. Ia mewanti-wanti kelompok Kurdi agar tidak termakan taktik provokasi atau operasi bendera palsu (false flag) yang dirancang pihak musuh untuk mengadu domba.
“Tak ada pembenaran atas serangan nekat terhadap kantor PM Barzani. Kami pernah melindungi teman-teman Kurdi dari Saddam Hussein hingga DAESH (ISIS), dan kami tak punya alasan merusak hubungan itu,” tegas Araghchi membela diri.
Serangan berdarah ini menambah panjang daftar teror yang melumpuhkan Kurdistan Irak sejak perang AS vs Iran meletus. Kawasan kaya minyak ini berkali-kali menjadi sasaran empuk rudal dan drone jelajah yang diduga kuat dikendalikan oleh kelompok milisi pro-Iran.
Sebelumnya pada Juli 2025, gempuran drone beruntun selama empat hari sukses melumpuhkan separuh produksi minyak mentah Kurdistan. Bahkan pada April 2024, ledakan mematikan di ladang gas Khor Mor menewaskan empat pekerja asing dan memadamkan pasokan listrik regional. Teror terbaru ke kantor PM Barzani ini menjadi sinyal merah bahwa babak baru perang terbuka makin dekat di depan mata. (Mun)
-
EKBIS18/08/2026 10:30 WIBRupiah Melemah ke Rp17.840 per Dolar AS
-
EKBIS18/08/2026 09:30 WIBUsai Libur HUT ke-81 RI, IHSG Tancap Gas Tembus Level 6.466
-
POLITIK18/08/2026 11:00 WIBGeger Pengupas Bawang, Iwan Sumule: Ada yang Sengaja Menjerumuskan Presiden
-
RAGAM18/08/2026 11:15 WIBPolda Riau Bongkar Mata Rantai Emas PETI, Dua Orang Tersangka dan Rp972 Juta Disita
-
DUNIA18/08/2026 12:00 WIBHouthi Tembakkan Rudal Hipersonik ke Laut Merah
-
RAGAM18/08/2026 14:30 WIB18 Agustus Jadi Saksi Penentuan Nasib NKRI
-
EKBIS18/08/2026 07:30 WIBBank-Bank Besar AS Dikepung Risiko AI
-
NASIONAL18/08/2026 14:00 WIBKomisi III Targetkan RUU Rampung Sebelum Desember