EKBIS
PTFI soal Perpanjangan IUPK Freeport Masih Didiskusikan
AKTUALITAS.ID – PT Freeport Indonesia (PTFI) memberikan klarifikasi terkait perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) pasca kontraknya yang berakhir pada tahun 2041. Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, mengungkapkan bahwa pembahasan mengenai perpanjangan IUPK dan penambahan saham pemerintah sebesar 10% masih terus dilakukan bersama pihak pemerintah.
“(Perpanjangan IUPK setelah 2041) masih didiskusikan terus dengan pemerintah,” ujar Tony saat ditemui di acara Indonesia Mining Summit 2024 di Jakarta, Kamis (5/12/2024).
Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan bahwa salah satu syarat bagi PTFI untuk memperpanjang masa IUPK adalah pembangunan smelter baru di Fak-Fak, Papua, serta penambahan saham Indonesia sebesar 10% di PTFI. Mengenai kepastian apakah saham tambahan tersebut akan diberikan gratis kepada pemerintah, Tony memilih untuk tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, dengan mengatakan bahwa rencana tersebut masih dalam pembahasan.
Selain itu, pemerintah juga telah menjamin perpanjangan IUPK melalui Peraturan Pemerintah (PP) No. 25 tahun 2024. PP ini merupakan perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara. Dalam peraturan tersebut, terdapat pasal yang mengatur perpanjangan IUPK sebagai kelanjutan dari kontrak/perjanjian sebelumnya.
Pasal 195B dalam PP tersebut mengatur bahwa IUPK Operasi Produksi, yang merupakan perubahan dari Kontrak Karya (KK), dapat diperpanjang setelah memenuhi beberapa kriteria, seperti memiliki fasilitas pengolahan dan/atau pemurnian terintegrasi di dalam negeri, memiliki cadangan yang mencukupi untuk operasional, dan memiliki lebih dari 51% saham yang dimiliki oleh peserta Indonesia.
Peraturan ini juga mengatur bahwa perpanjangan IUPK dapat diberikan setiap sepuluh tahun setelah evaluasi, dengan permohonan perpanjangan diajukan paling lambat satu tahun sebelum masa IUPK berakhir.
Meskipun masih dalam tahap pembahasan, peraturan dan syarat-syarat tersebut memberikan gambaran mengenai kemungkinan perpanjangan IUPK Freeport di masa depan. (Enal Kaisar)
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 14:16 WIBPT Freeport Tutup Sementara Akses Timika–Tembagapura Usai Penembakan di Mile 50
-
DUNIA12/02/2026 08:00 WIBGencatan Senjata Terancam! Netanyahu Lapor Trump Siapkan Operasi Militer Baru di Gaza
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 15:18 WIBTPNPB-OPM Akui Serangan di Tembagapura, Sampaikan Tuntutan Politik
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 18:47 WIBSeorang Pria Jadi Korban Pembacokan di Mimika, Ini Kronologinya
-
NASIONAL12/02/2026 10:00 WIBKasus Korupsi Ekspor CPO: Kejagung Ungkap 20 Perusahaan dan Tahan 11 Tersangka
-
JABODETABEK12/02/2026 05:30 WIBSiapkan Payung! Jabodetabek Diprediksi Hujan Seharian pada Kamis 12 Februari
-
PAPUA TENGAH12/02/2026 16:31 WIBKapendam Beberkan Kronologi Penembakan di Mile Post 50
-
POLITIK12/02/2026 07:00 WIBPosisi Gibran Terancam? Pengamat Bicara Peluang Cak Imin dalam Bursa Cawapres Prabowo 2029

















