EKBIS
Awal Pekan Kurang Greget! IHSG Dibuka Tipis di Bawah 7.100
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan di awal pekan ini, Senin (19/5/2025), dengan pergerakan yang cenderung lesu. IHSG tercatat dibuka melemah tipis ke level 7.113,443.
Pada awal sesi, nilai transaksi mencapai Rp455,20 miliar, dengan volume perdagangan sebanyak 690,83 juta saham dalam 54.751 kali transaksi. Kapitalisasi pasar tercatat menyentuh angka Rp12.350,74 triliun.
Dari sisi pergerakan saham:
266 saham menguat
102 saham melemah
215 saham stagnan
Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 justru mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,03% atau 0,216 poin ke level 806,367, menjadi sinyal adanya selektif buying di saham-saham besar.
📉 Bursa Asia Kompak Melemah
Pasar Asia pagi ini mayoritas dibuka di zona merah, mengikuti sentimen global yang masih dibayangi kekhawatiran inflasi dan kebijakan suku bunga:
Nikkei 225 (Jepang): -0,60% ke 37.526,00
Hang Seng (Hong Kong): -1,14% ke 23.078,429
Shanghai Composite (Tiongkok): -0,29% ke 3.357,78
Straits Times (Singapura): -0,31% ke 3.885,76
IHSG mengalami pelemahan terbatas di tengah sentimen negatif bursa regional Asia. Sementara LQ45 tetap menunjukkan kekuatan dengan penguatan tipis, menandakan investor masih melihat peluang di saham-saham unggulan. Arah pasar hari ini diperkirakan akan bergantung pada sentimen global dan rilis data ekonomi dalam negeri. (Yan Kusuma/Mun)
-
NASIONAL16/10/2026 11:00 WIBPengamat SDI: Karhutla Membakar Masa Depan Anak
-
NUSANTARA16/10/2026 08:30 WIBBMKG Bunyikan Alarm ‘AWAS’ Kekeringan di 22 Provinsi
-
EKBIS16/10/2026 09:30 WIBIHSG AMBRUK 11%
-
DUNIA16/10/2026 15:00 WIBAsap Karhutla Mengerikan! Langit Indonesia Jadi Sorotan Dunia
-
JABODETABEK16/10/2026 17:30 WIBBMKG: Jakarta Mulai Terpapar Asap Karhutla Kalimantan
-
JABODETABEK16/10/2026 07:30 WIBTawuran Pelajar SMK Pelita dan SMK Pandu Tewaskan Satu Siswa
-
EKBIS16/10/2026 13:00 WIBPengamat Ekonomi: Pariwisata Bali Terancam Gara-Gara Antrean BBM
-
EKBIS16/10/2026 09:00 WIBEddy Soeparno: RI Bisa Jadi Raja Energi Bersih Dunia

















