EKBIS
Pemerintah Serap Rp7 Triliun dari Lelang Sukuk
AKTUALITAS.ID – Dari lelang tujuh seri surat berharga syariah negara (SBSN) atau sukuk pada 30 September 2025, Pemerintah berhasil menyerap dana senilai Rp7 triliun.
Total penerimaan masuk yang tercatat pada lelang kali ini mencapai Rp38 triliun.
Serapan terbesar berasal dari seri PBS034 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp2,25 triliun dari penawaran masuk Rp7,78 triliun. Imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 6,54979 persen dengan jatuh tempo 15 Juni 2039, dikutip dari keterangan Direktorat Jenderal Pembiayaan dan Pengelolaan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu (1/10/2025).
Selanjutnya, pemerintah menyerap dana sebesar Rp1,5 triliun dari seri PBS038 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp7,89 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 6,84524 persen dengan jatuh tempo 15 Desember 2049.
Dari seri PBSG001 (pembukaan kembali) dimenangkan nominal sebesar Rp1,3 triliun dari penawaran masuk Rp4,2 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini 5,28522 persen dengan jatuh tempo 15 September 2029.
Kemudian, pemerintah memenangkan nominal sebesar Rp1 triliun dari seri SPNS01062026 (pembukaan kembali) yang menerima penawaran masuk Rp4,9 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 4,75000 persen dengan jatuh tempo 1 Juni 2026.
Dari seri PBS030 (pembukaan kembali) dimenangkan dana sebesar Rp500 miliar dari penawaran masuk Rp3,55 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 5,06143 persen dengan jatuh tempo 15 Juli 2028.
Serapan terakhir berasal dari seri PBS003 (pembukaan kembali) yang dimenangkan sebesar Rp450 miliar dari penawaran masuk Rp9,2 triliun. Imbal hasil rata-rata tertimbang yang dimenangkan seri ini sebesar 4,90000 persen dengan jatuh tempo 15 Januari 2027.
Sementara, dari seri SPNS09032026 (pembukaan kembali), pemerintah memutuskan untuk tidak menyerap dana meski menerima penawaran masuk sebesar Rp500 miliar.
(Ari Wibowo/goeh)
-
RAGAM14/06/2026 15:30 WIBDokter Ungkap Batas Aman Makan Mi Instan
-
POLITIK14/06/2026 18:00 WIBPartai Gelora Siapkan Strategi Baru untuk Pemilu 2029
-
RAGAM15/06/2026 12:00 WIBBBM Baru B50 Siap Diterapkan 1 Juli
-
NUSANTARA14/06/2026 18:30 WIBDedi Mulyadi Gratiskan Sekolah Swasta bagi Puluhan Ribu Siswa di Jawa Barat
-
NASIONAL14/06/2026 16:00 WIBAkan Bongkar Semua Pihak dalam Korupsi MBG, Kuasa Hukum Sony Sonjaya Optimistis JC Dikabulkan
-
NUSANTARA14/06/2026 16:30 WIBKasus Pertalite 25 Liter di Medan, Hakim Sebut Curigai Ada “Request”
-
OTOTEK14/06/2026 21:00 WIBWaze Hadirkan Fitur Lampu Merah Saingi Google Maps
-
OTOTEK14/06/2026 17:00 WIBMenkomdigi Minta Generasi Muda Jadi Garda Terdepan Lawan Kejahatan Digital