EKBIS
Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog Pastikan Beras di Papua Barat Daya Melimpah!
AKTUALITAS.ID — Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perum Bulog memastikan stok pangan di Provinsi Papua Barat Daya dalam kondisi aman.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi dengan menambah pasokan beras dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.“
“Akan ada pengiriman dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dengan volume sekitar dua kali lipat dari stok normal. Kami pastikan kebutuhan pangan masyarakat menjelang Natal terpenuhi,” ujar Ahmad Rizal di Sorong, Jumat (31/10/2025).
Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas ketersediaan dan harga beras di wilayah timur Indonesia, khususnya Papua Barat Daya, selama momen akhir tahun yang biasanya mengalami lonjakan permintaan.
Sementara itu, Kepala Perum Bulog Cabang Sorong, Riyadi Muslim, menyebutkan stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 3.120 ton, ditambah 1.500 ton lagi yang sedang dikirim dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
“Totalnya ada sekitar 4.620 ton. Jadi stok kami sangat aman untuk Natal dan Tahun Baru,” kata Riyadi.
Bulog Sorong juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan distribusi pangan berjalan lancar serta harga tetap stabil di seluruh wilayah Papua Barat Daya. (ARI WIBOWO/DIN)
-
NASIONAL27/03/2026 17:00 WIBDPR Ingatkan Risiko Belajar Online bagi Siswa
-
RIAU27/03/2026 20:22 WIBPastikan Penanganan Maksimal, Kapolda Riau Turun Langsung Tangani Karhutla Dumai
-
NUSANTARA27/03/2026 18:30 WIBKonsumsi BBM Tinggi, Warga Jateng Diminta Hemat
-
NUSANTARA27/03/2026 16:30 WIBDua Kali Erupsi, Gunung Semeru Lontarkan Abu Tinggi
-
JABODETABEK27/03/2026 17:30 WIBAnggota Satpol PP Meninggal Usai Tabrak Truk Parkir
-
JABODETABEK27/03/2026 19:30 WIBPria di Pesanggrahan Ditangkap Usai Gelapkan Motor
-
NASIONAL27/03/2026 18:00 WIBWaka MPR Ingatkan Ancaman Krisis Energi Meski APBN Kuat
-
OTOTEK27/03/2026 20:30 WIBWhatsApp Hadirkan Banyak Fitur Baru Berbasis AI

















