EKBIS
IHSG Hari Ini Cetak Rekor Tertinggi Baru ke Level 8.958
AKTUALITAS.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatatkan rekor baru pada pembukaan perdagangan pagi ini, Rabu (7/1/2026). IHSG dibuka menguat 0,30% ke level 8.958, sekaligus menjadi level tertinggi sepanjang sejarah pergerakan indeks.
Pada awal perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 2,63 juta lembar saham dengan frekuensi transaksi sebanyak 196,2 ribu kali. Nilai transaksi pagi ini tercatat sebesar Rp1,65 triliun. Secara keseluruhan, pergerakan saham didominasi penguatan, dengan 334 saham menguat, 178 saham melemah, dan 443 saham stagnan.
Penguatan IHSG pagi ini melanjutkan tren positif yang terjadi pada perdagangan sebelumnya. Pada Selasa (6/1/2026), IHSG ditutup menguat 0,84% ke level 8.933,61. Kenaikan tersebut didorong oleh penguatan saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) serta sentimen global yang relatif kondusif.
Dari jajaran saham unggulan, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi penopang utama indeks setelah melonjak 10,71%. Saham perbankan besar juga menunjukkan kinerja positif, dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 1,24% dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat 1,38%.
Namun demikian, tekanan masih terlihat pada sejumlah saham besar. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) tercatat melemah 3,37%, disusul PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) yang turun 1,68%, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang terkoreksi 1,47%.
Dari sisi aliran dana, aktivitas investor asing masih memberikan dukungan signifikan terhadap pasar saham domestik. Investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp911,41 miliar di pasar reguler. Sementara secara keseluruhan di seluruh pasar, nilai beli bersih asing tercatat mencapai Rp590,94 miliar.
Secara sektoral, mayoritas sektor saham bergerak di zona hijau. Sebanyak 10 dari 11 sektor mencatatkan penguatan, dengan sektor basic materials menjadi yang tertinggi setelah naik 3,35%. Adapun sektor transportation menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona merah dengan penurunan sebesar 0,89%.
Penguatan IHSG ke rekor baru ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek ekonomi domestik serta stabilitas sentimen global, seiring berlanjutnya aliran dana asing ke pasar modal Indonesia. (Firmansyah/Mun)
-
OTOTEK22/02/2026 18:00 WIBKecelakaan Terkait Autopilot, Tesla Ditetapkan Harus Bertanggung Jawab
-
EKBIS22/02/2026 18:30 WIBMeski Terdampak Bencana, Kulit Manis Asal Agam Tembus Pasar Eropa
-
DUNIA23/02/2026 12:00 WIBSerangan Udara Pakistan di Afghanistan Tewaskan Puluhan Warga Sipil
-
OLAHRAGA22/02/2026 20:00 WIBRonaldo: Saya Ingin Terus Main di Arab Saudi
-
EKBIS22/02/2026 20:30 WIBPasokan BBM Satu Harga di Krayan Aman Dipastikan Pertamina
-
NUSANTARA22/02/2026 21:09 WIBTNI-Polri Evakuasi198 Orang dari Lokasi Tambang Kali Musairo
-
RAGAM22/02/2026 19:00 WIBMemilih Ta’jil yang Aman Selama Ramadhan
-
JABODETABEK23/02/2026 05:30 WIBBMKG: Hujan Ringan–Sedang di Seluruh Wilayah Jabodetabek 23 Februari

















