Connect with us

EKBIS

120 Titik Penukaran Uang Tunai Dibuka BI Sulsel

Aktualitas.id -

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Rizki Ernadi Wimanda disela kegiatan SERAMBi 2026 di Makassar. (dok. BI Sulawesi Selatan)

AKTUALITAS.ID – BI Sulsel bersama 31 bank berkomitmen melayani masyarakat melalui beberapa jenis layanan penukaran, yakni
Layanan Penukaran Sinergi Perbankan sebanyak 7.000 paket pada 24 Februari–13 Maret 2026 di 70 loket bank (20 loket di Makassar dan 50 di luar Makassar).

Sementara Layanan Ritel Rumah Ibadah sebanyak 3.000 paket pada 24 Februari–10 Maret 2026 di 10 masjid, masing-masing 4 di Makassar dan 6 di daerah, yakni Kabupaten Gowa, Takalar, Enrekang, Pangkep, Malili dan Kepulauan Selayar.

Layanan Terpadu sebanyak 12.000 paket pada 25 Februari–12 Maret 2026 di tujuh lokasi, antara lain Gedung Balai Prajurit M Jusuf Makassar, Balla Lompoa Gowa, Masjid Al Markaz Maros, Gedung Amatoa Bulukumba, Islamic Center Parepare dan Hotel Novena Bone.

Termasuk di Pelataran Ruang Pola Kantor Wali Kota Palopo. Layanan Tematik (Serambi Phinisi) sebanyak 600 paket pada 8 Maret 2026 di Pulau Tanakeke (Takalar), Pulau Lae-Lae dan Pulau Barang Lompo.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan (KPw BI Sulsel) membuka 120 titik layanan penukaran uang tunai guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Hal tersebut disampaikan Kepala KPw BI Sulsel Rizki Ernadi Wimanda di sela kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) 2026 di Makassar, Jumat (20/2/2026).

Dia mengatakan, melalui kegiatan SERAMBI 2026 ini disiapkan 26.143 paket penukaran uang baru di 120 titik. Jumlah tersebut meningkat 61 persen dibanding realisasi tahun 2025 yang tercatat 16.243 paket.

Peningkatan ini sejalan dengan kebutuhan uang kartal selama Ramadhan 1447 H yang naik 5 persen secara tahunan (year on year) menjadi Rp4,5 triliun.

“Peningkatan permintaan uang tunai ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi bersama Ketua MUI Sulsel Nadjamuddin Abduh Shafa, Ketua Perbanas Sulsel Harry Edward Kwenre, jajaran perbankan, serta sejumlah undangan lainnya.

Rizki menyampaikan setiap warga dapat menukarkan uang maksimal Rp5,3 juta per orang dengan rincian pecahan mulai Rp50.000 hingga Rp1.000. Selain itu, masyarakat juga dapat menukarkan Uang Rupiah Khusus pecahan Rp75.000 maksimal 200 lembar atau senilai Rp15 juta per orang.

Untuk melakukan penukaran, masyarakat wajib memesan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR di laman pintar.bi.go.id, hadir sesuai jadwal dan lokasi yang tertera, serta membawa bukti pemesanan, KTP, dan uang tunai yang akan ditukarkan.

Fatmawati memberikan apresiasi atas pelaksanaan SERAMBI 2026. Menurut dia, program ini menjadi momen penting dalam menyediakan uang layak edar bagi masyarakat Sulawesi Selatan sekaligus menjaga tradisi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sanak saudara saat momen Idul Fitri.

(Purnomo/goeh)

Continue Reading

TRENDING