Connect with us

EKBIS

Siap-siap! Serangan AS-Israel ke Iran Bakal Bikin Harga Minyak Dunia Melambung

Aktualitas.id -

Ilustrasi, Dok: aktualitas.id

AKTUALITAS.ID – Harga minyak dunia berpotensi mengalami lonjakan signifikan hingga sekitar 10 persen menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah Amerika Serikat (AS) dan sekutu Israel melancarkan serangan militer ke Iran pada Sabtu (28/2/2026). Risiko tersebut dipicu oleh kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global.

Analis energi memperingatkan bahwa kemungkinan gangguan arus minyak melalui jalur strategis seperti Selat Hormuz bisa mendorong harga minyak mentah dunia melonjak ketika perdagangan kembali dibuka pekan depan. Sekitar sebagian besar pasokan minyak laut global melewati selat ini, sehingga setiap ancaman terhadap operasionalnya sangat berpengaruh terhadap pasar energi dunia.

Peningkatan harga akan mencerminkan meningkatnya premi risiko geopolitik yang dibebankan oleh pelaku pasar, di mana Brent crude dan jenis minyak lainnya akan diperdagangkan pada level tertinggi dalam beberapa waktu terakhir. Beberapa analis bahkan memproyeksikan Brent bisa menyentuh hingga US$80 per barel jika ketidakpastian terus berlanjut.

Tak hanya berdampak pada sektor energi, lonjakan harga minyak mentah juga dapat memicu tekanan inflasi global dan meningkatkan biaya produksi serta transportasi di negara-negara importir minyak besar di Asia dan Eropa.

Namun, sebagian pengamat pasar menilai lonjakan harga dapat bersifat sementara jika konflik tidak berkembang menjadi skala yang lebih luas dan arus kapal tanker serta Selat Hormuz tetap beroperasi normal. Keputusan politik atau langkah dari kelompok produsen minyak seperti OPEC+ juga bisa memengaruhi keseimbangan pasokan di tengah ketidakpastian ini.

Dengan situasi yang terus berkembang, pelaku pasar global kini berada dalam posisi waspada terhadap setiap berita terbaru seputar konflik dan implikasinya terhadap pasokan minyak dunia yang menjadi tulang punggung industri energi global. (Irawan/Mun)

TRENDING